Topik

11 ASN Dinkes Aceh Tamiang Kena Corona, Pemkab Gelar Tes Swab Massal

11 ASN Dinkes Aceh Tamiang Kena Corona, Pemkab Gelar Tes Swab Massal
Staf Dinkes Aceh Tamiang saat menjalani swab massal. Foto : Aliyandi.

ACEH TAMIANG - Sebelas orang aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Tamiang, terkonfirmasi positif COVID-19. Sebelas orang itu termasuk Kepala Dinas Kesehatan, Ibnu Azis, S.KM.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang dr Hardekky kepada Wartawan, Kamis (27/5/2021) mengatakan, pelaksanaan Swab PCR massal terhadap seluruh pegawai guna mendeteksi kontak erat setelah sejumlah pegawai dinyatakan Positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab PCR sepekan yang lalu.

"Pelaksanaan Swab PCR massal dilakukan untuk mencegah penyebaran yang lebih luas dan sesuai dengan arahan Ketua Satgas penanganan Covid-19 Aceh Tamiang guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 sehingga tidak terjadi klaster baru di Dinas Kesehatan," jelasnya.

Hardekky menjelaskan pada hari ini, sebanyak 76 pegawai Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, menjalani tes swab. Pemeriksaan swab ini dilakukan di ruang terbuka gedung Public Safety Center (PSC), yang terletak di sisi kanan kantor Dinas Kesehatan Aceh Tamiang.

“Sebelumnya sudah 44 pegawai yang dites swab secara bertahap. Hari ini sisanya ada 76 yang kita swab secara bersamaan,” kata Hardekky.

Diketahui, hasil tes swab 44 pegawai ini sebelumnya mendapati sebelas orang, termasuk Kadis Kesehatan Aceh Tamiang Ibnu Azis positif Covid-19. “Untuk yang hari ini diperkirakan hasilnya diketahui dalam lima hari ke depan, itupun tergantung kesibukan pihak laboratoriumnya, karena bukan hanya kita yang diperiksa, tapi seluruh daerah di Aceh,” ungkapnya.

Meski pemeriksaan terhadap seluruh pegawai Dinkes Aceh Tamiang sudah dilakukan, Hardekky mengungkapkan, tracking penyebaran Covid-19 di lingkungan dinas belum selesai.

Ke depan, pihaknya juga akan melakukan swab terhadap anggota keluarga sebelas pegawai yang berstatus positif Covid-19. "Kita khawatir virus ini sudah tertular ke anggora keluarga, makanya anggota keluarga ini juga akan kita tracking untuk diswab,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang H.Mursil, SH,M.Kn.menjelaskan pengambilan swab massal terhadap pegawai Dinkes untuk mencegah terjadinya klaster baru pasca lebaran Idul Fitri. 

Diakuinya, meski sudah ada larangan mudik, tetap saja mobilisasi masyarakat selama lebaran tetap meningkat. “Kita tidak bisa membayangkan kalau pemerintah tidak mengeluarkan larangan mudik, bisa saja Aceh seperti India,” kata Mursil.

Mursil pun mengingatkan, agar masyarakat kembali meningkatkan protokol kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah. “Untuk tempat keramaian dan warung kopi kita batasi sampai jam sebelas malam. Ada sanksi bagi yang tidak mematuhi peraturan ini,” tegas mantan Kanwil BPN Aceh ini. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...