Topik

Akses Jalan Menuju Lokasi Wisata Air Terjun Sangkapane Butuh Perhatian

·
Akses Jalan Menuju Lokasi Wisata Air Terjun Sangkapane Butuh Perhatian
Akses jalan menuju objek wisata air terjun Sangkapane. Foto : Hendra.

ACEH TAMIANG - Akses jalan menuju objek wisata air terjun Sangkapane yang terletak di Kampung Pengidam Kecamatan Bandar Pusaka masih membutuhkan perhatian serius. Padahal bila dipoles maksimal, destinasi ini berpotensi menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD).

"Dari 20 Kilometer jalan dari Simpang Kampung Pengidam menuju objek wisata air terjun Sangkapane, sekitar 4 kilo kondisi jalannya masih berbentuk tanah liat dan belum mendapatkan pengerasan," ujar salah seorang warga Bandar Pusaka, Syarehza kepada Kabar Tamiang, Kamis (31/1/2019).

Menurutnya, dengan kondisi jalan seperti ini, membuat para pengunjung khawatir karena kalau hujan turun, jalan tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat dan memaksa para pengunjung yang sudah tiba di Sangkapane harus bermalam.

Padahal kata dia, air terjun Sangkapane sudah memiliki nilai wisata yang cukup tinggi dan selalu diramaikan pengunjung di setiap hari libur. Berdasarkan informasi yang kita terima, pengunjung pada hari libur bisa mencapai 400-an orang, sedangkan iuran parkir menembus Rp 4 juta. "Bayangkan bila objek ini dibenahi lebih serius, potensi PAD yang di peroleh akan terus meningkat," ucapnya.

Foto : Para pengunjung menikmati keindahan air terjun Sangkapane. 

Syahreza berharap pemerintah daerah, khususnya Pemprov Aceh mencurahkan perhatiannya untuk membangun objek wisata ini, karena berkaitan langsung kehidupan masyarakat setempat. "Gubernur melalui Dinas Pariwisata Aceh harus punya sikap jelas dalam membangun ekonomi daerah. Bila kawasan ini maju yang diuntungkan warga juga," ujarnya.

Selain akses jalan, pihaknya juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk membangun sarana lain seperti MCK, Mushalla dan tempat berjualan bagi warga sekitar.

"Kalau akses jalan menuju objek wisata air terjun Sangkapane dilakukan pengaspalan atau pengerasan dan sarana lainnya seperti mushala, MCK dan tempat berjualan dibangun disekitar lokasi wisata tersebut, dipastikan jumlah pengunjung terus meningkat dan perekonomian masyarakat akan terus bergeliat dan pada akhirnya dapat mengurangin angka pengangguran khususnya di Kecamatan Bandar Pusaka," ujar Syahreza. (Hen)

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...