Topik

Anggota DPR Aceh Apresiasi Gerakan 1 Miliar Koin untuk Mesjid Agung Tamiang

·
Anggota DPR Aceh Apresiasi Gerakan 1 Miliar Koin untuk Mesjid Agung Tamiang
Anggota DPR Aceh, Asrizal H. Asnawi memberikan sumbangan pribadi kepada perwakilan WaLii yang melakukan aksi pengalangan dana untuk pembangunan mesjid Agung Aceh Tamiang. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Anggota DPR Aceh Dapil Aceh Tamiang dan Kota Langsa, Asrizal H. Asnawi memberikan apresiasi terhadap gerakan 1 Miliar Koin untuk pembangunan mesjid Agung Tamiang yang digagas oleh pemuda dan pemudi yang tergabung dalam lembaga Wahana Lingkungan Independen (WaLii).

"Alhamdulillah di zaman Milenial seperti ini masih ada kaum muda yang peduli dengan kelanjutan pembangunan mesjid Agung Aceh Tamiang, dengan melakukan aksi pengalangan dana di jalan,” kata Asrizal kepada Wartawan, Senin (11/11/2019) di Karang Baru, Aceh Tamiang.

Saat ini, kata Asrizal, di lokasi pembangunan mesjid Agung Aceh Tamiang penuh semak belukar dan hal utama, yang harus dilakukan segera adalah memperjelas status lahan mesjid Agung yang saat ini masih HGU PT Padang Palma Permai (P3).

"Ia berharap kepada perusahan perkebunan PT Padang Palma Permai agar dapat mengikhlaskan lahan HGU nya untuk lokasi pembangunan mesjid Agung Aceh Tamiang yang kini penuh semak belukar. Apalagi bangunan yang dibangun itu jelas-jelas untuk kepentingan umat," ujar Asrizal.

Dalam kesempatan tersebut juga, Asrizal memberikan sumbangan pribadinya, yang diterima oleh perwakilan WaLii. "Ini sumbangan pribadi saya dan jangan dinilai jumlahnya," ujarnya.

Terkait penundaan pelaksanaan pembangunan mesjid Agung pada tahun 2019 yang sudah dianggarkan melalui APBK sebesar Rp 2 miliar lebih dan di lanjutkan pada tahun 2020 serta dikabarkan akan adanya perubahan gambar, Asrizal menghimbau, jika memang terjadinya perubahan diharapkan jangan sampai merubah struktur pondasi yang sudah ada sehingga tidak sia-sia bangunan pondasinya yang telah dibangun itu.

"Untuk tahun 2021, saya akan berusaha membantu anggaran melalui APBA serta bersinergi dengan dana APBK Aceh Tamiang guna terwujudnya pembangunan mesjid Agung yang didambakan masyarakat,” tegasnya lagi.

Tinjau Lokasi

Anggota DPR Aceh saat melakukan peninjauan lapangan di lokasi pembangunan mesjid Agung Tamiang. Foto : Ist

Sebelum melakukan diskusi dengan perwakilan WaLii, Asrizal H.Asnawi sempat melakukan peninjauan lokasi pembangunan mesjid Agung Kabupaten Aceh Tamiang yang berada di Kampung Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru yang sudah menahun terbengkalai dan baru selesai tahapan pondasinya. "Sangat disayangkan besi pada pondasi mesjid Agung Aceh Tamiang yang dibangun melalui sumber dana APBA sebesar 4 Miliar, sebagiannya sudah hilang," ungkapnya.

Namun, kondisi terbengkalai yang sudah sekian tahun lamanya tersebut juga menyisakan problema bagi Pak Buyung yang dipercayakan menjaga areal pembangunan mesjid Agung ini. "Aliran listrik di gubuk yang ditempatinya di lokasi mesjid itu terjadi tunggakan hingga dilakukan pemutusan oleh PLN, termasuk tidak pernah lagi menerima honoriumnya selama 9 tahun,” ujar Asrizal mengutip keterangan pak Buyung.

Disampaikannya, untuk tetap memiliki penerangan listrik di gubuk tempat tinggalnya itu, pak Buyung terpaksa memasang aliran listrik baru guna kebutuhannya. “Jika memang ada anggarannya kita mengharapkan pemerintah daerah bisa membayar honorium penjaga lokasi mesjid Agung,” ungkap Asrizal.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Independen (WaLii), Muhammad Suhaji kepada Kabar Tamiang, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada anggota DPR Aceh, Asrizal H.Asnawi yang sudah mensuport gerakan mengumpulkan koin yang dilakukannya sebagai bentuk kepedulian dalam mendukung pemerintah daerah mempercepat proses pembangunan mesjid Agung.

“Pemerintah Aceh dan DPRA agar peka terhadap permasalahan yang terjadi di daerah, baik itu insfrastruktur maupun pembangunan di berbagai sektor untuk kepentingan masyarakat serta kemajuan daerah,” ujar Suhaji. (Hen)

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...