Topik

Dewan Komisi 1 Partai Gerindra Serahkan Bantuan untuk Korban Rumah Tertimpa Pohon

·
Dewan Komisi 1 Partai Gerindra Serahkan Bantuan untuk Korban Rumah Tertimpa Pohon
Anggota Komisi I DPRK Aceh Tamiang dari Partai Gerindra saat memyerahkan bantuan sembako untuk Lianti, janda tiga anak yang rumahny rusak berat tertimpa pohon durian. Foto : Hendra.

ACEH TAMIANG - Ketua Komisi 1 DPRK Aceh Tamiang Muhammad Irwan dan Ketua Fraksi Partai Gerindra Sugiono Sukandar meninjau rumah Lianti (45), janda yang rumahnya rusak berat akibat tertimpa pohon tumbang di Dusun Cinta Murni, Kampung Suka Rakyat, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Senin (2/11/2020).

Dalam kesempatan tersebut, kedua politisi Partai Gerindra itu turut menyerahkan bantuan masa panik berupa bantuan sembako. "Bantuan yang diberikan bertujuan untuk meringankan beban keluarga korban," ujar Muhammad Irwan didampinggi Sugiono Sukandar.

Muhammad Irwan memastikan bantuan sembako ini hanya tahap awal, ke depan keduanya siap menyalurkan bantuan semen. “Tapi kalau memang semen sudah cukup, bisa diganti dengan uang. Intinya kalau ada apa-apa segera kasih tahu kami,” kata Irwan didampingi Sugiono.

Pantauan Kabar Tamiang di lokasi rumah yang rusak tertimpa pohon durian, selain bantuan sembako dari anggota komisi I Partai Gerindra, bantuan untuk Lianti, mulai mengalir dari sejumlah pihak.

Lianti yang masih setia duduk di halaman rumahnya yang rubuh mengatakan bantuan yang ia terima berasal dari Dinas Sosial Aceh Tamiang dan warga setempat. “Tadi pagi juga ada perwakilan pihak Pertamina EP Rantau dan tim dari Baitul Mal yang meninjau rumahnya dan berjanji mau kasih bantuan berupa semen dan item lainnya," ujar Lianti.

Kondisi rumah Lianti, pasca tertimpa pohon durian. Foto : Hendra.

Diberitakan sebelumnya, pohon durian sekira 30 meter dan diperkirakan berusia 50 tahun tumbang dan menimpa rumah Lianti pada Minggu (1/11/2020) sore. Lianti dan ketiga anaknya yakni, Alfina Darmayanti (17), Dedek Iksan Finanda (15) dan Aditiya Tri Nata (7) selamat dalam musibah ini karena sudah lebih dahulu ke luar rumah. “Kami kumpul di rumah, nonton tivi. Di luar ada yang teriak-teriak, terus ada suara keras macam kayu patah,” kata Lianti.

Batang pohon durian yang berdiri di samping rumahnya itu menimpa atap rumah dan menghancurkan seluruh ruangan samping kanan. Ruangan itu meliputi dapur, kamar mandi dankamar tidur.

Wanita yang sudah ditinggal suaminya karena wafat pada 2014 ini mengaku tidak ada barang yang selamat, kecuali pakaian. Saat ini dia bersama anak-anaknya menumpang di rumah tetangga yang sedang ditinggal pergi ke Banda Aceh. “Cuma pakaian yang selamat, selebihnya hancur tertimpa pohon,” ujar janda tiga anak ini.

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...