Topik

Bejat! Ayah Kandung di Rantau Tega Setubuhi Anaknya Hingga Hamil 5 Bulan

·
Bejat! Ayah Kandung di Rantau Tega Setubuhi Anaknya Hingga Hamil 5 Bulan
Tersangka S, ayah kandung yang tega menghamili anaknya sendiri. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Kelakuan S (40), warga dusun benih tamiang Kampung Kebun Rantau Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, sungguh biadab, lantaran pria yang kesehariannya sebagai petani ini tega menggauli anak kandungnya sendiri, sebut saja Bunga (16) nama samaran.

Tentu saja, akibat kelakuan bejatnya itu, anak kandung tersangka kini hamil 5 bulan dan tersangka S harus mempertanggung jawabkan, perbuatannya dibalik jeruji besi.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ryan Citra Yudha kepada Kabar Tamiang, Rabu (03/06/2020) mengatakan, aksi bejad S dilakukan sejak November 2019 lalu. "Dari pengakuan S, aksi bejatnya itu sudah dilakukan sebanyak lima kali terhadap anak kandungnya sejak November 2019," ungkap Muhammad Ryan.

Penangkapan S, kata kasat reskrim, berdasarkan laporan dari ibu kandung bunga, yang statusnya sedang pisah ranjang dengan tersangka S. Saat itu, ibunya hendak menjemput Bunga di Tugu Upah. Saat bertemu bunga, ibunya melihat ada yang janggal dan aneh dengan tubuh anaknya. "Pelapor melihat tubuh Bunga terlihat melar, dan pada bagian perutnya sedikit membesar," ujarnya.

Melihat ada yang aneh, pelapor pun bertanya kepada Bunga apakah dirinya sedang hamil. Bunga dengan lugu pun menjawab bahwa dirinya saat ini sedang berbadan dua, dan yang melakukan itu adalah ayahnya sendiri. "Mendengar itu, Ibu Kandung Bunga langsung melaporkan perbuatan S ke Mapolres Aceh Tamiang," katanya.

Selanjutnya, anggota polisi Polres Aceh Tamiang pun langsung mengamankan S. Akibat perbuatannya S dijerat dengan Pasal 82 ayat 1 jo pasal 81 ayat 1 dan 2 undang undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak

"Saat ini, tersangka S telah diamankan di Mapolres Aceh Tamiang untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim Muhammad Ryan. (Hen)

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...