Topik

Biden Peringatkan China hingga Tim WHO Mulai Usut Asal Virus Covid-19

·
Biden Peringatkan China hingga Tim WHO Mulai Usut Asal Virus Covid-19
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. Foto : Ist

JAKARTA - Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Kamis (28//1). Mulai dari Presiden AS Joe Biden kirim peringatan ke China hingga Tim WHO mulai usut asal Covid-19 di Wuhan. Baru sepekan menjabat, Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah mengirimkan peringatan tegas keChina atas ekspansi di Asia Timur dan Tenggara.

Dalam sejumlah pernyataan, Biden menegaskan dukungan AS untuk para sekutu, Jepang, Korea Selatan dan Taiwan. Dan itu menandakan penolakan Washington atas klaim teritorial China yang disengketakan di wilayah-wilayah tersebut.

Biden menyatakan komitmennya membela Jepang kepada Perdana Menteri Yoshihide Suga. Dukungan itu termasuk untuk Kepulauan Senkaku, yang diklaim oleh Jepang dan China. Riset mengenai penanganan pandemi Covid-19 global selama setahun terakhir menjadikan Selandia Baru, Vietnam, dan Taiwan sebagai tiga negara yang dianggap berhasil menangani penyebaran virus corona.

Sementara Indonesia berada di urutan ke-85 dari 98 negara. Amerika Serikat, Iran, Kolombia, Meksiko, dan Brasil menjadi lima negara terbawah yang dianggap buruk dalam menangani pandemi. Penelitian yang dilakukan oleh Lowy Institute tidak menyertakan China karena kurangnya data yangh tersedia untuk umum. Padahal seperti diketahui, China merupakan negara asal infeksi corona yang pertama kali dilaporkan pada Desember 2019.

Tim penyelidik yang diutus Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ke Wuhan, China, untuk mencari asal-usulvirus corona mulai bergerak setelah selesai menjalani masa karantina.Mereka akan menuju ke sejumlah lokasi yang menjadi titik awal penyebaran virus penyebab pandemi Covid-19, dan mencari sumbernya.

Dilansir Associated Press, Kamis (28/1), tim penyelidik WHO itu menyelesaikan masa karantina selama 14 hari. Mereka kemudian meninggalkan hotel dengan bus, tetapi belum diketahui tujuan kepergian mereka. Meski WHO menyatakan misi itu bertujuan ilmiah, tetapi di mata China hal itu sarat dengan muatan politik. (**)

Sumber : CNN Indonesia

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...