Topik

BPBD dan Warga Berjibaku Tutup Tanggul Jebol di Rantau Pakam

·
BPBD dan Warga Berjibaku Tutup Tanggul Jebol di Rantau Pakam
Personil BPBD, SAR dan warga Kampung Rantau Pakam bahu membahu berjibaku menutup tanggul yang jebol. Foto : Hendra.

ACEH TAMIANG - Upaya penutupan tanggul jebol yang menjadi penyebab banjir di Kampung Rantau Pakam Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang mulai dikerjakan, Minggu (7/10/2018) pagi.

Hal ini dilakukan seiring sudah menyusutnya debit air Sungai Tamiang. Dalam proses penutupan tanggul ini ada puluhan orang yang terlibat. Ada personel dari BPBD, TNI, Polri dan SAR Aceh Tamiang.

Selain itu, warga setempat, ikut berpartisipasi dalam penutupan tanggul tersebut. Mereka ikut mengangkat batang pinang dan batang kelapa sawit, yang selanjutnya digunakan untuk menutup tanggul jebol.

"Awalnya penutupan tanggul di Dusun Alur Cempa, Kampung Rantau Pakam, dilakukan secara manual dengan melibatkan puluhan personil dari TNI, Polri, BPBD, SAR dan baru sekitar jam 15.00 WIB penutupan tanggul menggunakan alat berat," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan dan Pemadam Kebakaran pada BPBD Aceh Tamiang, Muhammad Husni kepada Kabar Tamiang, Minggu (7/10/2018).

Menurutnya, hingga siang tadi, proses penutupan tanggul baru berkisar 30 persen karena dilakukan secara manual dan penutupan tanggul baru berhasil dilakukan setelah menggunakan alat berat dari Dinas PUPR Aceh Tamiang sekitar pukul 19.00 WIB.

"Alhamdulilah dengan kerja keras semua elemen yang terlibat dan bantuan alat berat dari dinas PUPR Aceh Tamiang, upaya penutupan tanggul sepanjang 10 meter berhasil dilakukan dengan baik," jelas Husni.

Seperti diketahui, akibat hujan yang terus menerus mengguyur Kabupaten Aceh Tamiang sehingga debit air sungai meluap dan membuat tanggul di Dusun Alur Cempa Kampung Rantau Pakam jebol dan akibat tanggul jebol sebanyak 100 KK dari 275 KK di Kampung Rantau Pakam Kecamatan Bendahara dilaporkan rumahnya tergenang air.(Hen).

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...