Topik

BPJS Ketenagakerjaan CabangĀ Langsa Lakukan Addendum MoU dengan DPMPTSP Atam

·
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa Lakukan Addendum MoU dengan DPMPTSP Atam
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa, Awalul Rizal dan kepala DPMPTSP Aceh Tamiang melakukan penandatanganan Addendum Nota Kesepemahaman. Foto : Hendra

KARANG BARU - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Langsa melakukan penandatanganan addendum nota kesepemahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (21/1/2019).

Kepala BPJS Ketegakerjaan Cabang Langsa, Awalul Rizal, SE mengatakan
penandatanganan addendum nota kesepemahaman terkait implementasi sistem pelayanan perizinan terintegrasi secara elektronik OSS (Online Single Submission) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 terkait pelayanan perizinan berusaha terintergrasi secara elektronik.

"Tujuannya yaitu mewajibkan setiap pelaku usaha yang mengajukan pendaftaran untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) untuk mendapatkan izin usaha dan izin Komersial atau operasional baik yang baru maupun perpajangan izin, agar terlebih dahulu mendaftarkan seluruh tenaga kerja termasuk pelaku usaha ke dalam program BPJS sesuai penahapan kepersetaan," jelasnya.

Menurutnya, sesuai PP Nomor 24 tahun 2018 tentang Perizinan Berusaha yang dilaksanakan melalui OSS membutuhkan bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu syarat dalam pengurusan Perizinan Usaha.

Foto : Hendra

Kedepanya, BPJS akan terus berinovasi menyediakan layanan dan manfaat yang paripurna, bukan hanya sekedar memberikan manfaat program seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun, tapi juga mendesain manfaat-manfaat kekinian untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pekerja yang diantaranya manfaat perumahan sehat, layak dan terjangkau serta Potongan harga khusus setiap pembelian barang atau jasa.

“Tantangan terbesar BPJS Ketenagakerjaan adalah dalam perluasan kepersertaan. Untuk itu kami mengajak kepada seluruh pihak untuk turut berkontribusi mendorong upaya-upaya perluasan kepesertaan jaminan sosial,” ujarnya.

Dengan adanya addendum MOU ini sangat diharapkan angka pekerja yang dapat dilindungi pada program BPJS Ketenagakerjaan semakin meningkat dan hal ini, akan menjadi komitmen bersama antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa dengan DPMPTSP Aceh Tamiang.

"Pihaknya terus mendorong seluruh perusahaan dan pekerja untuk segera mendaftarkan dirinya dan pekerjanya kedalam program BPJS Ketenagakerjaan sesuai peraturan Perundang-undangan yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun," ujarnya.

Foto : Hendra.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Aceh Tamiang, Muhammad Zein, SP mengatakan addendum nota kesepemahaman ini dilalukan untuk memperbaiki perjanjian-perjanjian yang dilakukan pada tahun 2015 lalu.

"Pelaksanaan Addendum perjanjian MoU kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan DPMPTSP Aceh Tamiang disebakan karena perubahan beberapa regulasi seperti PP Nomor 24 Tahun 2018 tentang pengunaan aplikasi Online Single Submission (OSS) dan adanya pergantian nama nomenclature organisasi dari Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KP2TSP) menjadi DPMPTSP," jelasnya.(Hen)

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...