Topik

Cara Bhabinkamtibmas Wonosari Mewujudkan Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

·
Cara Bhabinkamtibmas Wonosari Mewujudkan Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19
Bhabinkamtibmas Kampung Wonosari Kecamatan Tamiang Hulu, Brigadir Hadi Syahputra bersama petani di Kampung Wonosari Kecamatan Tamiang Hulu. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Di tengah pandemi Covid-19, warga Indonesia tidak kecuali Kabupaten Aceh Tamiang dibayangi dengan krisis pangan. Pasalnya, akibat wabah ini, distribusi pangan bisa terhambat. Menyikapi kondisi tersebut, Polri melalui Bhabinkamtibmas pun, turun tangan untuk mengantisipasi kelangkaan pangan.

Langkah yang ditempuh seperti memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif dengan menanami padi, menanam tanaman holtikultura seperti tanaman cabai, ubi kayu, gabas, kacang-kacangan dan sayur-sayuran lainnya serta pembuatan kolam ikan lele dan kolam ikan patin. Langkah ini sudah diterapkan di Kampung Wonosari Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang.

Di sana warga bersama anggota Bhabinkamtibmas Kampung Wonosari Kecamatan Tamiang Hulu, Brigadir Hadi Syahputra, memanfaatkan lahan kosong baik yang berada yang pinggiran sawah maupun lahan kosong di sekitar perkarangan rumah, untuk dikelola dan ditanami aneka tanaman sayur-sayuran dan sejenisnya baik secara alami maupun hidroponik.

"Selain menanam tanamam padi dan sayuran, masyarakat Wonosari juga membuat kolam ikan lele dan kolam ikan patin, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kampung Wonosari dan sekitarnya di tengah pandemi Covid-19," ujarnya.

Bhabinkamtibmas Kampung Wonosari Kecamatan Tamiang Hulu, Brigadir Hadi Syahputra saat meninjau lahan warga yang menanam tanaman Holtikutora. Foto : Ist

Budidaya ikan lele dan ikan patin, kata Hadi Syaputra, dilakukan di sekitar perkarangan warga. Jumlah kolam ikanya mencapai 20 kolam dengan ukuran yang bervariasi, yakni 3x5 meter, 3×1,5 meter dan ukuran 4×50 meter. Dari satu kolam tersebut bisa menghasilkan ikan sebanyak 30 Kilogram, yang dapat di panen dalam waktu 3 bulan sekali.

Hadi menambahkan para petani Kampung Wonosari yang tergabung dalam Poktan Surya Jaya, juga bersemangat menjaga stok pangan dengan memulai tanam kembali padi dengan berbagai varietas. Usai panen mereka langsung menanam dengan didampingi penyuluh lapangan.

Saat beraktivitas di lapangan, Hadi terus memberi sosialisasi kepada para petani, untuk tetap memperhatikan protokol pencegahan dan penanganan Covid-19. “Pertanian tetap harus terus bergerak di tengah pandemi Covid-19 untuk menjamin keamanan pangan dengan penggunaan masker, menjaga jarak (Social Distancing), mencuci tangan, dan menjaga kebersihan badan,” ujarnya.

Program-program lainnya semacam ini, terus digalakkan guna mendorong keterlibatan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya. (Hen)

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...