Topik

Delapan Pegawai Reaktif Covid-19, Kantor Bappeda Aceh Tamiang Disemprot Disinfektan

·
Delapan Pegawai Reaktif Covid-19, Kantor Bappeda Aceh Tamiang Disemprot Disinfektan
Penyemprotan disinfektan secara Swadaya di Kantor Bapedda Aceh Tamiang, menyusul pengawai reaktif berdasarkan rapid test. Foto : Aliyandi.

ACEH TAMIANG - Penyemprotan disinfektan dilakukan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Tamiang menyusul delapan pegawainya terkonfirmasi reaktif Covid-19, Sabtu (24/10/2020).

Penyemprotan secara swadaya ini diakukan di seluruh ruangan kantor tersebut menggunakan tiga tabung berkapasitas 16 liter disinfektan.

"Hasil rapid test ada delapan pegawai yang reaktif. Mereka sudah diminta untuk kerja di rumah dan isolasi mandiri," kata Kepala Bappeda Aceh Tamiang, Drs. Rianto Waris kepada Kabar Tamiang, Sabtu (24/10/2020).

Menurutnya, penyemprotan ini merupakan bagian dari penerapan protokol kesehatan. Selain itu sebagai penanggulangan pencegahan penyebaran virus corona cegah dini. "Penyemprotan disinfektan ini merupakan inisiatif pihaknya pasca rapid test massal yang diikuti seluruh pegawai Bappeda beberapa hari lalu," ujarnya.

Diketahui dari total 62 pegawai Bappeda Aceh Tamiang, depalan di antaranya terkonfirmasi reaktif Covid-19. “Kita tidak ingin virus ini berkembang di lingkungan Bappeda, makanya ketika pegawai libur pada hari sabtu, kita inisiasi disinfektasi ke seluruh ruangan,” kata Anto, panggilan akrab Rianto Waris.

Anto memastikan disinfektasi ini akan terus dilakukan hingga lingkungan Bappeda betul-betul steril dari penyebaran Covid-19. Sedangkan delapan pegawai yang dinyatakan Covid-19 saat ini sudah diistirahatkan untuk isolasi mandiri 14 hari.

Sementara itu, Ketua Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Aceh Tamiang, Agusliayana Devita mengatakan angka penyebaran virus ini terus mengalami tren meningkat.

Berdasarkan data terakhir yang disampaikan tim Satgas Covid-19 Aceh Tamiang, jumah masyarakat yang terkonfirmasi positif mencapai 255 orang dengan rincian 182 orang sembuh, 63 orang masih menjalani perawatan dan 10 orang lainnya meninggal dunia.

Pemkab Aceh Tamiang, kata Agusliayana Devita, terus menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan meningkatkan imunitas tubuh.

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...