Topik

DPMKPPKB Aceh Tamiang Gelar Kegiatan Sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK PID. Ini Tujuannya

·
DPMKPPKB Aceh Tamiang Gelar Kegiatan Sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK PID. Ini Tujuannya
Ketua PID Kecamatan Kota Kualasimpang menanda tangani MoU tentang program Inovasi Desa. Foto : Hendra

ACEH TAMIANG - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Kabupaten Aceh Tamiang menggelar kegiatan sosialisasi Penyedia Peningkatan Kapasistas Teknis Desa (P2KTD) dan rapat koordinasi Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Program Inovasi Desa (PID) Tahun 2018 di SKB Karang Baru, Selasa (30/10/2018).

Kepala DPMKPPKB Aceh Tamiang, Drs. Tri Kurnia dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris DPMKPPB Aceh Tamiang, Bustaman, SE mengatakan sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK PID merupakan kegiatan untuk menjembatani kebutuhan pemerintah Desa akan solusi bagi penyelesaian masalah serta inisiatif atau alternative kegiatan pembangunan desa dalam rangka pembangunan dana desa yang lebih efektif dan inovatif.

"Program Inovasi Desa (PID) sebagai langkah kebijakan yang diambil guna mempercepat proses pelaksanaan kegiatan dalam upaya agar proses pelaksanaan kegiatan dapat disesuaikan dengan siklus pembangunan desa yang dilandasi UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa dan regulasi lainnya yang mengatur tentang PID," ujar Bustaman.

Lebih lanjut Bustaman mengatakan PID merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan agenda Nawa Cita dalam RPJM 205-2019, yakni untuk meningkatkan kapasitas desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan Desa secara berkualitas.

Sementara itu, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa pada P3MD Aceh Tamiang, Martunis Affan kepada Kabar Tamiang, mengatakan kegiatan sosialisasi P2KTD dan rapat koordinasi TIK PID merupakan program Kementrian Desa bekerjasama dengan Bank Dunia dalam rangka mendukung desa dalam pengelolaan dana desa.

"Tujuan dari kegiatan ini agar desa dapat mendapatkan informasi tentang inovasi-inovasi pembangunan yang ada. Karena berdasarkan hasil evaluasi, pengelolaan dana desa belum menyentuh substansi yang ada khususnya kegiatan yang sifatnya inovasi," ungkapnya.

Atas masalah tersebut, kata Martunis, perlu adanya program pendukung seperti kegiatan sosialisasi P2KTD dan rapat koordinasi TIK PID sehingga pemanfaatan dana desa betul-betul tepat sasaran terutama dapat menggerakan perekonomian masyarakat Desa.

"Karena selama ini masyarakat masih memilih usulan-usulan yang belum menyentuh pada aspek ekonomi, seperti pembangunan jalan, gedung, sementara ada usulan-usulan lain yang bisa digunakan lewat dana desa ini yang mempunyai dampak secara ekonomi kepada masyarakat," jelasnya.

Pihaknya mengharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi P2KTD dan rapat koordinasi TIK PID tingkat Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2018, pengelolaan dana desa betul-betul tepat sasaran serta mampu menyentuh persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Kemudian yang berikutnya, kami berharap dengan kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan perekonomian bagi masyarakat desa. Sehingga pemanfaatan dana desa ini betul-betul dirasakan oleh masyarakat," ujar Martunis.(Hen).

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...