Topik

DPRK Setujui Raqan Penyertaan Modal PDAM Tirta Tamiang

·
DPRK Setujui Raqan Penyertaan Modal PDAM Tirta Tamiang
Juru Bicara Fraksi Tamiang Sekate menyampaikan pandanganya terkait Rancangan Qanun penyertaan modal PDAM Tirta Tamiang. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, baru-baru ini, menyetujui penetapan Rancangan Qanun (Raqan) tentang Penyertaan Modal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tamiang, dalam rapat paripurna di gedung dewan setempat.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, SH, didampingi Wakil Ketua DPRK Juanda, S.IP dan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang H.T. Insyafuddin, unsur Muspida, para pejabat Pemkab Aceh Tamiang dan unsur lainnya.

Rapat Paripurna tersebut mengagendakan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi sekaligus pengambilan keputusan dan pembacaan keputusan DPRK Aceh Tamiang Nomor 1 Tahun 2019 tentang persetujuan penetapan Rancangan Qanun Kabupaten Aceh Tamiang tentang penyertaan modal Pemkab Aceh Tamiang kepada PDAM Tirta Tamiang.

Fraksi Partai Aceh melalui ketua Fraksi Miswanto, menekankan agar qanun yang telah disahkan nantinya dapat disosialisasikan kepada seluruh masyarakat sehingga dalam penerapan dapat bermanfaat dan berjalan sebagaimana mestinya.

Fraksi Merah Putih dalam pandangan yang dibacakan H. Saiful Sofyan, SE,  memberikan masukan agar program bantuan sambungan air untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat diikuti secara berkelanjutan, sebagaimana diketahui program MBR sudah pernah diikuti pada tahun 2015 dan kemudian baru pada tahun 2019 ini dapat dilaksanakan kembali. 

"Program MBR sangat penting, karena untuk mengejar cakupan target layanan air bersih kepada masyarakat sebanyak 80 persen, dimana saat ini yang baru terlayani baru mencapai 30 persen," ujar Syaiful Sofyan.

Sedangkan Fraksi Tamiang Sekate melalui juru bicaranya Sumiyem, S.Pd meminta agar nama-nama calon penerima bantuan pemasangan Instalasi air bersih dalam prosedur pemasangan tidak dipersulit sehingga program tersebut dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati H.T. Insyafuddin, ST mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRK Aceh Tamiang yang telah menyetujui Rancangan Qanun Penyertaan Modal Pemkab Aceh Tamiang kepada PDAM Tirta Tamiang.

Menurutnya, Rancangan Qanun Tentang Penyertaan Modal Pemkab Aceh Tamiang kepada PDAM Tirta Tamiang merupakan bagian dari persyaratan pengajuan program hibah akses air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah kepada Dirjen Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan RI.

"Kita berharap program hibah air minum ini dapat membantu masyarakat Aceh Tamiang yang kurang mampu menikmati sambungan air bersih sampai kerumahnya, dengan total 3000 sambungan sampai tahun 2021 nanti," ungkap H.T. Insyafuddin.(Hen)

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...