Topik

Jabal Magnet, Fenomena Ajaib Bukit Bermagnet di Madinah

·
Jabal Magnet, Fenomena Ajaib Bukit Bermagnet di Madinah
Gambar Ilustrasi. Foto : Ist

JAKARTA - Jemaah haji yang berkesempatan datang ke Madinah pasti mendengar objek wisata unik bernama Jabal Magnet atau Bukit Magnet. Dikenal dengan nama Wadi Al-Baida atau Wadi Al-Jinn oleh masyarakat setempat, bukit ini berjarak sekitar 30 menit perjalanan dari Madinah.

Sepanjang perjalanan, mata akan disuguhi perkebunan kurma, gurun pasir, serta perbukitan batu yang indah dan danau buatan. Kawanan unta yang sedang digembalakan warga ikut terlihat. Dalam posisi mesin dimatikan, mobil yang hendak meninggalkan area bisa melaju kencang hingga 100 km/jam hingga berjarak empat kilometer dari lokasi.

Sebaliknya, saat mendatangi area, kendaraan bermotor yang hendak mendekatinya bakal terasa dipacu lebih berat seakan. Kendaraan bermotor seakan menanjak atau menuruni bukit, padahal medan terlihat horizontal. Pengaruh magnet pada logam juga terasa pada alat kompas. Jarum kopas langsung memutar seakan kehilangan arah.

Mengutip Arab News, Jabal Magnet sejatinya ialah kawasan yang berupa endapan lava alkali basaltik yang kemudian terbentuk dan memberi pengaruh magnetik. Tak hanya di Arab Saudi, fenomena kawasan bermagnet juga ada di Indonesia, tepatnya di Aceh dan Jawa Tengah.

Di Aceh, fenomena ini bisa ditemukan di Jalan Lintas Blangbintang (Bukit Radar) tembus Krueng Raya, Aceh Besar. Sementara di Jawa Tengah, jalanan yang diduga bermagnet ditemukan di Desa Limpasuwuk, kecamatan Sumbang kabupaten Banyumas.

Namun setelah diteliti oleh ahli, di jalanan ini tidak ditemukan medan magnet seperti yang ada di Jabal Magnet. Melainkan hanya ilusi gravitasi yang membentuk ilusi optik.

Meski demikian, tetap banyak warga dan turis yang mencoba langsung kendaraan bermotor mereka untuk bisa melaju dan mundur seakan berada di medan magnet. Di penjuru dunia, jalanan magnet juga banyak ditemui. Salah satunya di Pulau Jeju, Korea Selatan. Di Dokebi Road, kendaraan bermotor bisa melaju beberapa kilometer tanpa menghidupkan mesin. (**)

Sumber : CNN Indonesia

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...