Topik

Kapal Perang AS Berlayar Dekat Pulau Dikuasai China di Laut China Selatan

·
Kapal Perang AS Berlayar Dekat Pulau Dikuasai China di Laut China Selatan
Foto : Istimewa

WASHINGTON DC - Sebuah kapal perang Amerika Serikat (AS) berlayar di dekat Kepulauan Paracel yang dikuasai China di perairan Laut China Selatan yang menjadi sengketa.

Misi yang disebut AS sebagai operasi kebebasan navigasi ini menjadi misi pertama semacam itu di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (5/2/2021), Laut China Selatan yang merupakan jalur perairan sibuk ini menjadi salah satu titik perselisihan dalam hubungan AS-China, selain perang dagang, sanksi-sanksi AS dan isu Hong Kong serta Taiwan.

China selalu geram dengan aktivitas kapal militer AS di dekat pulau-pulau yang diduduki dan dikendalikannya di Laut China Selatan. China menegaskan pihaknya memiliki kedaulatan tak terbantahkan dan menuduh AS dengan sengaja memicu ketegangan.

Armada ke-7 Angkatan Laut AS dalam pernyataannya menyebut kapal perangnya yang bernama USS John S McCain itu melakukan operasi kebebasan navigasi. "Menegaskan hak navigasi dan kebebasan di sekitar Kepulauan Paracel, sesuai dengan hukum internasional," demikian pernyatan Armada ke-17 Angkatan Laut AS.

Disebutkan pernyataan itu bahwa operasi kebebasan navigasi yang dilakukan AS menjunjung tinggi hak, kebebasan dan penggunaan yang sah dari lautan yang diakui dalam hukum internasional, dengan menantang 'pembatasan tidak sah terhadap jalur bebas yang diberlakukan oleh China, Taiwan dan Vietnam'.

China mengambil kendali penuh atas Kepulauan Paracels tahun 1974 setelah pertempuran singkat dengan pasukan Vietnam Selatan. Diketahui bahwa Vietnam, juga Taiwan, terus mengklaim kepulauan itu.

Malaysia, Brunei dan Filipina memiliki klaim terhadap bagian lainnya dari Laut China Selatan, yang oleh China dijadikan lokasi membangun pulau-pulau buatan dan pangkalan udaranya.

Kapal perang AS yang sama juga terlibat dalam misi transit di perairan Selat Taiwan yang sensitif, yang memicu kemarahan China. Bulan lau, kapal induk AS memasuki perairan Laut China Selatan dalam aktivitas yang disebut Angkatan Laut AS sebagai operasi rutin. (**)

Sumber : Detikcom

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...