Topik

Sepanjang Tahun 2020

Kasus Perceraian di Aceh Tamiang Capai 624 Perkara, Ternyata Ini Pemicunya

Kasus Perceraian di Aceh Tamiang Capai 624 Perkara, Ternyata Ini Pemicunya
Ketua Mahkamah Syariah Kualasimpang, Dangas Siregar saat memberi keterangan kepada Wartawan. Foto : Hendra.

ACEH TAMIANG - Mahkamah Syariah Kualasimpang menyatakan angka perceraian di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tamiang mencapai 624 perkara sepanjang tahun 2020.

“Peningkatannya sebenarnya tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan 2019, hanya beberapa perkara saja. Jadi pandemi COVID-19 ini tidak mempengaruhi peningkatan angka perceraian di Aceh Tamiang,” kata Ketua Mahkamah Syariah Kualasimpang, Dangas Siregar, SHI, MH didampinggi Sekretaris Yarvis Luthfi, SH dan Panitera, Ilyas, S.Ag. MH dalam Konferensi Pers, Kamis (4/3/2021).

Penyebab kasus perceraian tersebut, kata Dangas Siregar, sebagian besar dipicu oleh pertengkaran antara pasangan yang terjadi secara terus-menerus, yang menyebabkan pisah ranjang.

Lalu, disusul masalah perjudian, narkoba, ekonomi keluarga dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). "Yang meninggalkan salah satu pihak ini bukan hanya dari pihak suami ya, ada beberapa kasus juga yang kita temui bahwa pihak istri yang pergi, baru disusul oleh perjudian dan narkoba," kata Dangas Siregar.

Untuk menekan angka kasus perceraian ini, pihaknya berharap para pasangan untuk mencoba mediasi antara keluarga terlebih dahulu.

"Ada baiknya, coba diselesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu seperti melibatkan keluarga dari kedua belah pihak atau perangkat desa yang mungkin bisa mendapatkan solusi lain selain perceraian," katanya pula. []

Disdukcapil Aceh Tamiang
Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...