Topik

Ketahuan Berjudi, Delapan Warga Kampung Durian Dicambuk

·
Ketahuan Berjudi, Delapan Warga Kampung Durian Dicambuk
Salah warga Kampung Durian Kecamatan Rantau yang ketahuan berjudi menjalani hukuman cambuk didepan umum. Foto : Hendra.

ACEH TAMIANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tamiang mengeksekusi cambuk delapan pria penggali pasir warga Kampung Durian Kecamatan Rantau, pelaku maisir atau judi di halaman Dinas Syariat Islam, Kamis (28/3/2019).

Berdasarkan putusan Mahkamah Syar'iyah, delapan pelaku tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan perjudian dan dinyatakan melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayah.

"Hukuman ini terkait perjudian dan masing-masing terhukum dieksekusi sepuluh cambukan," kata Kabid Hukum dan SDSI Dinas Syariat Islam Aceh Tamiang, Said Anwar.

Kedelapannya merupakan warga Kampung Durian Kecamatan Rantau, yakni SD (40), KAI (25), SA (56), MS (32), MY (45), SMZ (42), S (44) dan A (46). Sebelum dilakukan eksekusi, masing-masing terhukum diketahui sudah menjalani masa penahanan dua bulan enam hari, sehingga eksekusi yang dijalani tinggal tujuh cambukan.

Said menambahkan, eksekusi cambuk ini merupakan yang kedua kali dilakukan pada tahun ini. Ke depannya kata dia, masih ada dua agenda eksekusi cambuk lagi yang akan dilaksanakan. "Mengenai rinciannya belum kami terima dari jaksa, jadi belum tahu kasus apa saja dan berapa orang terhukumnya," ucap Said.

Kasipidum Kejari Aceh Tamiang, Roby Syahputra menjelaskan kedelapannya ditangkap di sebuah gubuk pada 20 Januari 2019 sekitar pukul 23.00 WIB. Petugas menyita dam batu dan sejumlah uang yang menguatkan tuduhan kedelapannya bermain judi.

Pantauan Kabar Tamiang dilokasi, uqubat cambuk terhadap pelanggar syariat islam itu mendapat perhatian warga setempat. puluhan warga terlihat menyaksikan eksekusi cambuk yang juga dihadiri oleh pejabat daerah. (Hen)

Disdukcapil Aceh Tamiang
Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...