Topik

News Feature

Ketika PPKM Antisipasi Pandemi Covid-19 di Tingkat Kampung

Ketika PPKM Antisipasi Pandemi Covid-19 di Tingkat Kampung
Tim Polda Aceh saat meninjau Pos PPKM di Kampung Purwodadi. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Beberapa kebijakan telah dilakukan Pemerintah agar pandemi Covid-19 tidak meningkat dan menyebar. Kebijakan diambil diantaranya Vaksinisasi, larangan Mudik, penyekatan jalan masuk Antar Provinsi, namun pandemi Covid-19 terus saja melaju.

Khusus di Provinsi Aceh, untuk mengatasi laju pandemi telah dibentuk Pos Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Hal ini disampaikan Ir. Nova Iriansyah bersama unsur Forkopimda Aceh pada evaluasi PPKM level mikro secara virtual dengan jajaran Forkopimda Kabupaten/Kota se-Aceh beberapa hari lalu.

Pembentukan Pos PPKM mikro di tingkat Kampung diharapkan dapat menekan pandemi Covid-19 dan sebagai pusat koordinasi dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di lingkungan kampung.

"Kita harus bahu membahu dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Jangan panik bila ada warga yang terpapar Covid-19, segera dilaporkan ke Puskesmas dan lakukan isolasi mandiri dirumah untuk menghindari bersosialisasi dengan masyarakat," ujar Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, S.H, M.Kn dalam rapat bersama Forkopimda Aceh Tamiang terkait PPKM di aula Setdakab, Karang Baru.

Dalam menyikapi Kebijakan Pemerintah Pusat, Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Tamiang itu. Maka di setiap Kampung di Aceh Tamiang, telah berdiri Pos PPKM mikro. Salah satu Pos PPKM level mikro yang sudah dikunjungi tim Polda Aceh yakni PPKM Mikro Kampung Purwodadi Kecamatan Kejuruan Muda.

Menurut Datok Penghulu Kampung Purwodadi, Ir. Gamal Eka Putra pihakya sangat mengapresiasi kunjungan tim Polda Aceh ke Pos PPKM mikro di Purwodadi beberapa waktu lalu. Tim Polda Aceh mengapresiasi terhadap Pos PPKM yang melaksanakan kegiatan sesuai kebijakan Pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Kita imbau warga untuk tetap menerapkan 3 M yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak" ujar Gamal di kantor Datok Purwodadi, Sabtu (29/5/2021) 

Pos PPKM kata Gamal dibentuk sebagai pusat pemantau mobilitas kegiatan acara warga serta memberikan informasi langsung terkait Covid-19 secara benar dan bertanggung jawab kepada warga.

Memonitor warga yang terpapar Covid-19 yang diisolasi mandiri dirumah agar tidak bersosialisasi sesama warga kampung selama isolasi. "Seluruh kegiatan pencegahan telah diterapkan ditengah-tengah warga kampung, tapi beberapa warga masih ada yang terpapar Covid-19" katanya tersenyum seraya beranjak keluar kantor menuju masjid.

Berdasarkan data yang dihimpun pihak Desa, jumlah warga Purwodadi yang terpapar Covid-19 yang disampaikan Puskesmas Kejuruan Muda ke kantor Datok Penghulu Kampung dari awal Januari hingga Mei 2021 sebanyak 41 orang.

Semua diisolasi mandiri dirumah masing-masing dan saat ini sudah dinyatakan sembuh sebanyak 40. Sedangkan seorang lagi masih dalam taraf penyembuhan. Mereka yang terpapar Covid-19 ini bukan murni karena Covid-19 tetapi memiliki riwayat penyakit, seperti asma, diabetes dan hipertensi.

"Sedangkan warga yang benar-benar terpapar Covid-19 tanpa ada riwayat penyakit bawaan belum ada ditemukan" ujar Datok Penghulu Kampung Purwodadi ini. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...