Topik

Ketua DPRK: Penanganan COVID-19 di Aceh Tamiang Harus Disertai Inovasi

·
Ketua DPRK: Penanganan COVID-19 di Aceh Tamiang Harus Disertai Inovasi
Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto, ST. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupten (DPRK) Aceh Tamiang, Suprianto, ST, meminta penanganan pengendalian COVID-19 di Aceh Tamiang harus ditingkatkan dan disertai Inovasi dalam proses penanggulangannya.

Berdasarkan data terbaru dari Satgas Covid-19 Aceh Tamiang, penyebaran virus Corona sudah mencapai 319 kasus dan masih berpotensi terus meningkat.

Suprianto khawatir bila lonjakan ini terus terjadi, Kabupaten Aceh Tamiang yang baru bebas dari status zona merah akan kembali menyandang status yang bermakna bahaya itu. “Kalau sempat tiga kali dinyatakan zona merah, tentu ini sangat tidak baik bagi masyarakat kita,” katanya kepada Kabar Tamiang, Minggu (15/11/2020).

Jika Aceh Tamiang kembali masuk zona merah, politisi Gerindra ini, dampaknya akan memperburuk kondisi perekonomian masyarakat dan membuat aktivitas belajar di sekolah tidak ada kepastian. Makanya dia berharap pola penanggulangan dilakukan dengan menggabungkan inovasi yang membuat masyarakat bersedia menerapkan protokol kesehatan.

“Masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan, jangan harus dipaksa, jangan menunggu ada razia. Sepertinya memang perlu inovasi agar penegakan protokol kesehatan ini berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Suprianto pun mengungkap dari amatannya dan komunikasi langsung denga masyarakat, tingkat kepuasan terhadap penanganan Covid-19 di Aceh Tamiang dinilai masih rendah. Umumnya masyarakat belum bisa memercayai sepenuhnya virus Corona yang mulai menyerang Indonesia sejak Maret lalu.

“Saya berbicara dalam konteks pelayanan secara keseluruhan. Maksudnya kalau kita sudah sepakat ke zona hijau, harus ada peningkatkan dan inovasi dalam penanggulangan,” ujarnya.

Diberitakan Kabar Tamiang sebelumnya, tren peningkatan kasus Covid di Aceh Tamiang diikuti angka kesembuhan yang tinggi. Bahkan Aceh Tamiang diklaim sebagai daerah yang memiliki kesembuhan mencapai 98 persen.

Diketahui dari 319 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 252 orang dinyatakan sembuh dan hanya menyisakan 55 orang yang menjalani isolasi. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...