Topik

Ketua Fraksi PA: Pilkada Harus 2022, Pusat Harus Hargai Kekhususan Aceh

·
Ketua Fraksi PA: Pilkada Harus 2022, Pusat Harus Hargai Kekhususan Aceh
Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Tarmizi Panyang. Foto : Ist

BANDA ACEH - Fraksi Partai Aceh di DPR Aceh berkukuh Pilkada Aceh digelar pada 2022. Pemerintah pusat diminta menghargai kekhususan Tanah Rencong.

"Masalah pilkada tidak ada tarik-ulur lagi tentang jadi atau nggak Pilkada 2022. Pilkada Aceh diharuskan di 2022. Pertanyaan sekarang bukan lagi pilkada di 2022 atau 2024," kata Ketua Fraksi Partai Aceh Tarmizi Panyang, seperti dilansir dari Detikcom, Rabu (3/2/2021).

Tarmizi mengatakan DPRA sudah menggelar pertemuan dengan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dan Komisi II DPR RI untuk membahas masalah pilkada.

Dia menyebut Pemprov Aceh juga sudah menyiapkan anggaran Pilkada Aceh 2022. "Pemerintah Aceh juga mengatakan anggaran Pilkada sudah siap. Jadi tidak ada alasan lagi. Sikap Partai Aceh Pilkada harus 2022," jelasnya.

Tarmizi mengatakan pemerintah Aceh dan DPR Aceh akan bertemu dengan Mendagri untuk memastikan Pilkada Aceh digelar pada 2022. Tarmizi berharap pemerintah pusat punya niat baik menghargai kekhususan Aceh. "Di pusat juga harus berniat baik. Pusat harus menghargai kekhususan Aceh," ucapnya.

Secara partai, jelas Tarmizi, Ketua Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) Muzakir Manaf disebutnya sudah menyatakan Pilkada Aceh harus digelar pada 2022. Partai Aceh sudah siap mengikuti pesta demokrasi 5 tahunan itu. "Ditingkat partai, Mualem (Muzakir Manaf) sudah beberapa kali menyampaikan tidak ada tawar-menawar lagi. Tetap di 2022," sebutnya.

Sebagai informasi, Partai Nanggroe Aceh (PNA) juga berkeras Pilkada Aceh digelar pada 2022. PNA mengatakan hal itu harus dilakukan sesuai amanah UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...