Topik

Ketua PSSI: Kericuhan Pertandingan Sepak Bola di Langsa Berawal dari Kartu Merah ke Ofisial

·
Ketua PSSI: Kericuhan Pertandingan Sepak Bola di Langsa Berawal dari Kartu Merah ke Ofisial
Ketua PSSI Aceh, Nazir Adam. Foto : Ist

BANDA ACEH - Pertandingan sepak bola Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra-PORA) antara tim Aceh Tamiang dan Langsa pada Jumat (12/11) sore di Stadion Kota Langsa, Aceh, berujung ricuh. Kericuhan berawal saat wasit memberi kartu merah kepada salah seorang anggota ofisial tim atau perwakilan tim Aceh Tamiang.

Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh, Nazir Adam, mengatakan kericuhan pecah saat waktu permainan memasuki 16 menit menjelang pertandingan berakhir di babak kedua. Skor saat itu 1-0 untuk kemenangan tim Langsa.

"Saat salah satu ofisial tim Aceh Tamiang mendapat kartu merah dari wasit (karena) menganggap melanggar regulasi, terjadilah kerusuhan dan pertandingan berakhir," kata Nazir Adam seperti dikutip dari Kumparan.

Menurut Nazir Adam, pertandingan sisa 16 menit sudah dilanjutkan kembali pada Sabtu pagi kemarin dengan skor akhir tetap 1-0 untuk kemenangan Langsa. Sementara terkait sebab pasti kericuhan, PSSI Aceh melalui komisi disiplin akan mengusutnya.

PSSI Aceh telah meminta kronologi kejadian dari pengawas pertandingan sebagai bahan evaluasi dan telaah. Hasil penelaahan itu menjadi pijakan komisi disiplin mengambil keputusan terkait sanksi atas pelanggaran.

"Kami tidak bisa menduga-duga dan tidak berprasangka dulu. Kami tidak bisa memberi hukuman sekarang kepada siapa, itu nanti sepenuhnya ditelaah komisi disiplin," ujar Nazir Adam.

Nazir mengatakan tidak memberikan batas waktu masa kerja ke komisi disiplin dalam mengusut kerusuhan itu. Ia mengaku serius menuntaskan kasus ini karena menyangkut nama baik sepak bola Aceh.

Sebelumnya, dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, kerusuhan itu melibatkan pemain dan penonton. Di tribune yang tersekat pagar dengan lapangan, penonton tampak saling dorong dan berbalas pukulan. Pada saat bersamaan, beberapa orang mengejar wasit di dalam lapangan.

Sehari setelah keributan itu, pada Sabtu pagi, satu pemain tim Aceh Tamiang terluka setelah diserang orang yang belum diketahui identitasnya. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...