Topik

KONI Desak DPRK Atam Tambah Anggaran untuk Pra PORA

KONI Desak DPRK Atam Tambah Anggaran untuk Pra PORA
Ketua KONI Aceh Tamiang, Muhammad Ichsan Jakwan. Foto : Hendra.

ACEH TAMIANG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Aceh Tamiang akan terancam jalan ditempat dalam pengelolaan organisasi ini. Pasalnya, anggaran untuk organisasi tersebut sangat minim di plotkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (R-APBK) tahun 2021 yang saat ini masih dalam proses pembahasan.

Ketua KONI Kabupaten Aceh Tamiang, Muhammad Ichsan Jakwan kepada Kabar Tamiang, Rabu (25/11/2020) usai rapat dengan Ketua DPRK Suprianto dan beberapa anggota Banggar mengatakan anggaran yang masuk rancangan APBK 2021 sangat minim dan cukup terbatas dianggarkan pemerintah daerah.

"Kondisi ini sangat memprihatinkan dan tidak menutup kemungkinan para atlit dari masing-masing cabang olahraga akan terancam tidak bisa mengembangkan karir dan prestasi mereka di even bergengsi baik tingkat daerah maupun nasional," ujarnya.

Ichsan menjelaskan, saat ini anggaran KONI yang di masukkan dalam R-APBK 2021 yakni senilai Rp 100 juta untuk kesekretaritan, Rp 250 juta untuk cabor dan Rp 250 juta untuk kegiatan Pra PORA.

"Anggarannya jelas tidak mencukupi bila melaksanakan serangkaian kegiatan tersebut. Misalnya dana Rp 100 juta yang di peruntukkan untuk Kesekretariatan dalam realisasinya yakni hanya mencukupi biaya sewa kantor dan kekurangan biaya dan honorium pengurus Kesekretariatan KONI Aceh Tamiang," jelasnya.

Ditegaskan Ichsan, pihaknya sudah mengusulkan anggaran KONI Tahun 2021 lebih kurang senilai Rp 2 miliar, tetapi kenyataannya jauh dari harapan. "Kita menilai nyaris tidak ada perhatian Pemkab Aceh Tamiang untuk KONI," ungkap Ichsan.

Melihat kondisi ini, Ichsan tidak berdiam diri dan menyampaikan hal itu secara langsung dalam audensi bersama Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto dan didampingi beberapa anggota Dewan lainnya yakni M. Irwan, Miswanto dan Fitriadi. "Dalam pertemuan ini, pihak Dewan akan berusaha membantu penambahan anggaran untuk KONI Aceh Tamiang, " terangnya.

Menurutnya, anggaran sebesar Rp 250 juta yang diplotkan untuk kegiatan Pra-PORA sungguh menyedihkan, bahkan akan terancam para atlit dari cabor-cabor yang ada dibawah KONI Aceh Tamiang tidak bisa diberangkatkan mengikuti Pra PORA pada tahun 2021.

"Namun, kita harus melihat hasil pengesahan APBK Aceh Tamiang Tahun 2021, apakah ada penambahan, tetap atau berkurang," tegas Ichsan lagi seraya menyampaikan harapan bagi para atlit agar tetap bertahan sebagai atlit Aceh Tamiang dan jangan berpindah menjadi atlit dari daerah lainnya meskipun keterbatasan anggaran nantinya.

Pihaknya, kata Ichsan, sangat berharap kepada DPRK Aceh Tamiang melalui panitia anggaran legislatif agar dapat memperjuangkan penambahan anggaran KONI Aceh Tamiang tahun 2021. "Anggaran ini kami rasa sangat penting dalam upaya pengembangan bakat, karir serta prestasi para atlit baik di event-event tingkat daerah seperti PORA maupun tingkat nasional," tutur Ichsan.

Menjadi tanda tanya juga bagi KONI Aceh Tamiang, kata Ichsan, kenapa ada organisasi lainnya di daerah ini yang di plotkan anggarannya melalui APBK lumayan besar, tapi untuk KONI Aceh Tamiang hanya di plotkan anggaran seadanya saja. []

Disdukcapil Aceh Tamiang
Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...