Topik

Listrik di Aceh Surplus, Tapi Kok Masih Padam? Ini Penjelasn PLN

·
Listrik di Aceh Surplus, Tapi Kok Masih Padam? Ini Penjelasn PLN
Foto : Istimewa

JAKARTA - PLN menyebut listrik yang dihasilkan sejumlah pembangkit di Aceh surplus sekitar 118,3 megawatt. Tapi kok Aceh masih mengalami byarpet alias padam? Kenapa?

General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh Abdul Mukhlis menjelaskan kebutuhan listrik di Aceh saat beban puncak adalah 523,4 megawatt. Daya mampu sistem di sejumlah pembangkit berdasarkan data pada 2020 yaitu 641,7 megawatt. "Saat ini listrik Aceh lebih, surplus sekitar 118,3 megawatt," kata Mukhlis, seperti dilansir dari Detikcom.

Mukhlis tak menyangkal listrik di Aceh masih mengalami pemadaman. Namun hal itu, katanya disebabkan beberapa faktor di antaranya ranting-ranting pohon serta layangan yang menyebabkan jaringan listrik terganggu. PLN menginginkan listrik tidak padam terutama saat masyarakat menjalankan ibadah puasa.

Menurutnya, PLN berusaha mencegah terjadinya byarpet. "Kita sangat tidak ingin listrik itu padam saat masyarakat menjalankan ibadah puasa. Bagaimana mungkin, kita tahu pada saat bulan puasa itu pelanggan kita meningkat, tapi kita padamkan. Itu tidak mungkin, itu tidak kami inginkan," jelas Mukhlis.

"Listrik padam karena ada beberapa gangguan jaringan yang terjadi, salah satunya ranting-ranting pohon. Kita juga berusaha keras mencari di mana gangguan tersebut, karena jaringan listrik di Aceh sangat luas," lanjutnya.

Mukhlis mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layangan di dekat jaringan listrik. Hal itu untuk mencegah agar tidak terjadinya gangguan. "Kita tidak ingin masyarakat menjadi korban. Oleh sebab itu kita mengimbau jangan bermain layangan di dekat jaringan listrik. Untuk ranting pohon kita juga coba kita bersihkan agar tidak mengganggu jaringan," tutur Mukhlis. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...