Topik

Mahathir Beri Pesan ke PM Malaysia: Resign Lah

·
Mahathir Beri Pesan ke PM Malaysia: Resign Lah
Foto : Istimewa

PUTRAJAYA - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyarankan penggantinya, Muhyiddin Yassin, untuk mundur jika pemerintahannya tak kuat.

Mahathir menyatakan, dia memberikan saran terbaik ke Muhyiddin, dengan memberinya peringatan agar suksesornya itu tak bergabung dengan UMNO.

"Hal tersulit adalah ketika kami memberi saran, dia tidak mendengarkannya, itulah masalahnya. Saran terbaik sekarang adalah ketika Anda melihat (pemerintahan) tidak kuat, resign lah," kata politisi berjuluk Dr M itu dilansir dari Kompas.com.

Mahathir Mohamad menerangkan, dia sudah memprediksi ketika Muhyiddin Yassin memutuskan menggabungkan diri ke UMNO. Bersama partai besutan Najib Razak itu, Muhyiddin mendirikan koalisi Perikatan Nasional yang kini menguasai Malaysia.

Dr M menjelaskan, Muhyiddin bisa terlibat kesulitan karena UMNO (Organisasi Nasional Melayu Bersatu), lebih besar dari Partai Bersatu. Dia mengatakan karena Bersatu adalah partai yang relatif kecil, maka pemerintahan Muhyiddin bisa sewaktu-waktu dalam bahaya.

"Saya berkata kepadanya jika mereka (UMNO) menarik dukungan, habislah dia. Tapi dia menjawab dia bisa menanganinya. Jadi kita lihat kelanjutannya," paparnya.

Dia menyoroti bagaimana Perikatan Nasional saat ini menguasai "Neger Jiran" dengan kondisi mayoritas hanya 2-3 orang saja. Kondisi itu berbeda ketika Mahathir menjadi PM, di mana setidaknya dia mampu mengamankan dua pertiga mayoritas di parlemen.

Dr M berujar jika 2-3 tiga orang itu pindah ke oposisi Pakatan Harapan, maka bubarlah pemerintahan Muhyiddin. "Ini jelas pemerintahan paling tak stabil dalam sejarah Malaysia, karena sebelumnya mayoritas bisa dua pertiga, ini hanya 2-3 orang," sindirnya.

Dilansir Malay Mail, dalam beberapa hari terakhir perseteruan antara UMNO dan Bersatu makin meruncing meski di Februari, mereka menggulingkan Pakatan.

Para anggota UMNO mendesak partainya untuk segera merebut kekuasaan di pemilu selanjutnya, setelah mereka kehilangan keuntungan di aliansi Perikatan Nasional. Setidaknya ada dua menteri yang berasal dari UMNO mengaku siap keluar dari Perikatan jika UMNO memilih menarik diri. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...