Topik

Martunis Pernah Tolak Ajakan Cristiano Ronaldo untuk Tinggal di Inggris

·
Martunis Pernah Tolak Ajakan Cristiano Ronaldo untuk Tinggal di Inggris
Foto : Istimewa

JAKARTA - Martunis menceritakan kedekatannya dengan sosok Cristiano Ronaldo dalam sebuah video di channel YouTube pribadinya pada Selasa (21/4/2020).

Dalam video tersbut, Martunis mengaku bahwa dirinya sempat ditawari "hidup enak" di Inggris, tepatnya di klub Manchester United, setelah bencana Tsunami Aceh pada 2004.

Namun, tanpa mengungkapkan alasan yang jelas, Martunis menolak ajakan sang ayah angkat. "Setelah kejadian Tsunami, saya sempat dibawa ke Portugal bersama dengan ayah (Cristiano Ronaldo)," ujarnya.

"Saat itu saya senang karena kedatangan Ronaldo menghibur saya yang sedang sedih karena kehilangan ayah, ibu, dan saudara-saudara saya. Saya juga sempat diajak untuk tinggal di Manchester United. Tetapi, pada akhirnya saya menolak ajakan tersebut," tuturnya.

Setelah menolak ajakan itu, Martunis diberi akses untuk sekolah di akademi Sporting CP pada 2013. Namun, masalah usia membuat Martunis harus "lulus" lebih cepat dari akademi Sporting. "Lalu saya dibawa kembali ke Sporting Lisbon pada 2013," terang Martunis.

"Saat itu, mereka memberikan saya sekolah di akademi Sporting. Tetapi, karena dinilai terlambat (secara usia), saya akhirnya pulang ke Aceh," ucapnya.

Pekan lalu, Martunis baru saja menyelesaiakan lelang jersey miliknya yang bertuliskan dan bertanda tangan Cristiano Ronaldo. Pemenangnya adalah seorang pebisnis asal Jakarta bernama Bong Chandra.

Bong Chandra memenangi lelang jersey bertanda tangan Ronaldo setelah membuat penawaran tertinggi, yakni Rp 180 juta. "Alhamdulillah jersey dengan nominal tidak saya duga ini didapatkan oleh Bong Chandra dari Jakarta," tulis Martunis di akun Instagramnya.

Hasil dari lelang ini akan didonasikan untuk masyarakat di sekitar kampung halaman Martunis di Lhokseumawe, yang kehilangan penghasilan akibat pandemi virus corona. "Nanti kita arahkan di desa-desa tiga daerah, Lhokseumawe, Jeunieb, dan Banda Aceh. Sementara ini kami siapkan bahan-bahan (sembako) yang harus dibeli dulu," ujar Martunis. (**)

Sumber : Kompas

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...