Topik

Nelayan Aceh Tamiang Diimbau Waspada Gelombang Tinggi

Nelayan Aceh Tamiang Diimbau Waspada Gelombang Tinggi
Gambar Ilustrasi. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Nelayan Aceh Tamiang yang melaut di perairan Selat Malaka diminta untuk mewaspadai gelombang tinggi yang mencapai 2.5 meter dalam sebulan kedepan.

“Kepada nelayan dan masyarakat ang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” kata Panglima Laot Aceh Tamiang, Anwar Muhammad kepada Wartawan, Selasa (24/11/2020).

Menurutnya, nelayan di Aceh Tamiang diminta tidak memaksakan diri melaut mengingat gelombang tinggi berpotensi masih terus terjadi. Gelombang tinggi yang terjadi sejak Oktober ini diprediksi masih terus berlangsung hingga Desember. “Ini memang lagi musimnya gelombang laut tinggi, kami memperkirakan sampai Desember akan begini terus,” katanya.

Imbuan ini sengaja disampaikannya untuk menghindari jatuhnya korban.Pasalnya mayoritas kapal perahu di Aceh Tamiang masih terbuat kayu sehingga riskan pecah dihantam gelombang. “Ketinggian gelombang laut mencapai tiga meter, cukup bahaya bagi kapal kayu. Mungkin untuk fiber sedikit lebih aman,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Satgas SAR Aceh Tamiang, Khairul yang meminta nelayan memerhatikan cuaca sebelum melaut. Menurutnya, beberapa titik perairan di Aceh Tamiang memiliki resiko tinggi karena merupakan pertemuan arus.

“Kalau pun memang harus melaut, kami ingatkan perhatikan kondisi perairan, jangan sampai terjebak pada pusaran air yang kuat,” ujarnya.

Sebulan lalu, dua perahu yang mengangkut enam nelayan karam setelah dihantam ombak di perairan Selat Malaka yang masih berada di wilayah Aceh Tamiang.

Insiden ini terjadi Sabtu (10/10/2020) ketika dua perahu tersebut menuju pulang ke Teluk Kepayang, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang. Keenam korban berhasil diselamatkan oleh nelayan lain, namun seluruh hasil tangkapan dan perahu karam. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...