Topik

Operasi Yustisi di Aceh Tamiang Jaring 1.613 Pelanggar Protkes

·
Operasi Yustisi di Aceh Tamiang Jaring 1.613 Pelanggar Protkes
Salah satu warga yang terjaring operasi yustisi. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama Forkopimda terus melakukan operasi yustisi protokol kesehatan (Protkes). Dari awal pelaksanaan operasi Yustisi hingga 08 November 2020 telah dilakukan razia di 29 titik.

Kabid Penegakan Perundangan-undangan Daerah pada Dinas Satpol PP/WH Kabupaten Aceh Tamiang, Mustafa Kamal, S.Pi mengatakan, jumlah masyarakat yang terjaring operasi Yustisi yakni sebanyak 1.613 orang. "Sampai hari ini, jumlah warga yang terjaring Operasi Yustisi sebanyak 1.613 orang," kata Mustafa Kamal kepada kepada Kabar Tamiang, Minggu (08/11/2020).

Mustafa merincikan dari jumlah 1.613 orang, yang terjaring pada bulan September sebanyak 32 orang, dengan pelanggaran tidak memakai masker di satu titik lokasi. Kemudian, untuk bulan Oktober sebanyak 1.044 orang pelanggar tidak memakai masker dengan titik kegiatan 20 titik lokasi.

Selanjutnya pada bulan November hingga Minggu, (08/11), tercatat 537 orang pelanggar tidak memakai masker dengan titik lokasi sebanyak delpan titik lokasi. "Jadi dalam rentang waktu hingga tanggal 8 November 2020 di 29 titik lokasi dalam operasi yustisi terjaring sebanyak 1.613 orang pelanggar tidak memakai masker," jelasnya.

Mustafa menyampaikan, pihaknya bersama Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 yang terdiri dari unsur TNI, Polri dan lintas SKPK terus melaksanakan operasi Yustisi. "Selain pengguna jalan, yang tak mematuhi protokol kesehatan, operasi yustis juga menyasar tempat-tempat usaha seperti cafe atau warkop," jelasnya. 

Warga yang terjaring operasi yustisi dikenakan saksi berupa push up. Foto : Ist

Mustafa menjelaskan, masyarakat yang terjaring dalam Operasi Yustisi kita catat nama dan alamatnya."Untuk sanksi kita berikan teguran secara lisan dan ada juga kita beri sanksi berupa push up, hafal pancasila dan menyanyikan lagu wajib kebangsaan kita," ujarnya.

Menurutnya, operasi yustisi akan terus digelar agar masyarakat dapat memahami dan meningkatkan  kesadaran masyarakat untuk dapat menggunakan masker saat berada diluar rumah dan sesering mungkin untuk mencuci tangan dan menjaga jarak.

Mustafa selaku Kabid Penegakan Perundangan undang Daerah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat mematuhi Perbup Aceh Tamiang Nomor 30 Tahun 2020 tentang peningkatan penanganan COVID-19 dan instruksi Bupati Aceh Tamiang Nomor 5245 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Selama Pandemi COVID-19.

“Pemkab Aceh Tamiang terus menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan (3M) dan meningkatkan imunitas tubuh, agar penyebaran COVID-19 ini cepat segera berakhir,” harapnya. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...