Topik

Teken Surat Pernyataan

Orang Tua di Aceh Tamiang Setujui Pelaksanaan BTM dengan Penerapan Protkes

Orang Tua di Aceh Tamiang Setujui Pelaksanaan BTM dengan Penerapan Protkes
Plt Kepala Disdikbub Aceh Tamiang, Drs. Abdullah saat menerima masker untuk pelaksanaan BTM dari Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Sekitar 80 persen orang tua murid sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Aceh Tamiang mengizinkan anaknya belajar tatap muka di sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan (Protkes) Covid-19, yang akan dimulai pada 4 Januari 2021 mendatang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Drs. Abdullah kepada Kabar Tamiang, Selasa (22/12/2020) mengatakan, pihaknya memperkirakan ada sekitar 20 persen lagi orang tua yang belum menadatangani izin anaknya belajar tatap muka.

“Surat izin orang tua membolehkan anaknya belajar tatap muka ditadatangani saat para orang tua mengambil rapor, pada pertengahan Desember lalu di seluruh sekolah yang ada di Aceh Tamiang,” ujarnya.

Namun, pihaknya mengaku belum mengetahui alasan masih ada orang tua yang belum menandatangani izin tersebut, bisa jadi karena tidak hadir saat mengambil rapor atau memang tidak mengizinkan anaknya belajar tatap muka masa pandemi ini.

"Intinya tidak menandatangani izin anaknya belajar tatap muka, sudah pasti anak tersebut tidak boleh masuk sekolah dan siswa tersebut tetap belajar di rumah secara daring dan luring," jelas Abdullah.

Guru Awasi Kerumunan

Aceh Tamiang sendiri, kata Abdullah, memiliki 170 sekolah dasar (SD) berstatus negeri dan swasta dengan jumlah murid sebanyak 29.613 siswa. Sedangkan jumlah sekolah SMPN/S sebanyak 58 sekolah dengan jumlah 12.590 siswa.

Pemkab Aceh Tamiang rencananya akan melakukan BTM di sekolah mulai 4 Januari 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yakni menjalankan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Walaupun demikian, pihak sekolah juga harus mengantisipasi terjadi kerumunan di sekolah masing-masing dan yang mengawasinya para guru di sekolah tersebut. “Intinya sekolah harus siap dengan 3M dan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang akan terus melakukan evaluasi berkesinambungan setiap bulannya, sehingga apabila situasi aman BTM di semester pertama maka di semester kedua akan dilakukan sekolah tatap muka 100 persen,” terangnya.

Sedangkan untuk teknis pembelajaran, lanjut Abdullah, akan berlaku pola 50:50, dimana satu kelas dibagi menjadi 2 shif yakni, pola belajar dilakukan secara selang seling, satu hari masuk, esoknya libur dan lusanya masuk sekolah lagi, demikian kata Abdullah yang juga menjabat sebagai Asisten II Setdakab Aceh Tamiang ini. []

Disdukcapil Aceh Tamiang
Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...