Topik

Pemkab Atam-DJPB Aceh Teken MoU, Kembangkan UMKM

·
Pemkab Atam-DJPB Aceh Teken MoU, Kembangkan UMKM
Penandatanganan MoU antara Pemkab Atam dan DJPB terkait pengembangan UMKM. Foto : Ist

BANDA ACEH - Pemkab Aceh Tamiang (Atam) menandatangani MoU kerja sama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPB) Aceh, Selasa (01/10/2019) sore, di Kantor DJPB Aceh, Kompleks Gedung Keuangan Banda Aceh.

Kerja sama itu dalam bidang pelaksanaan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP). Tujuannya untuk data semua saha mikro, kecil,dan menengah (UMKM) yang ada di Abdya. Sehingga memudahkan penyaluran kredit kedepannya.

Bupati Aceh Tamiang H.Mursil, SH.M.Kn mengatakan, sebelumnya Pemkab Aceh Tamiang telah menyelenggarakan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi kelompok KUMKM di Aceh Tamiang pada 14 September 2019 lalu. Bupati mengatakan penggunaan SIKP sangat diperlukan dalam penatausahaan dan pengelolaan Kredit Program yang dilaksanakan oleh lembaga keuangan. 

Disebutkannya, penandatanganan yang dilakukan ialah bentuk kesepakatan bersama dalam menetapkan landasan yang menjamin adanya kepastian hukum bagi kedua belah pihak.

“Dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini, berarti kita telah menetapkan landasan yang menjamin adanya kepastian hukum. Hal ini guna mencegah kemungkinan keragu-raguan dalam penggunaan SIKP antara Pemkab Aceh Tamiang dengan DJPB," ujar Bupati Mursil.

Bupati menambahkan penyaluran kredit usaha kecil itu sangat penting, karena juga menyangkut dengan usaha milik kalangan warga miskin, serta sebagai upaya membantu perekonomiannya.

Foto : Istimewa

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPB Aceh, Zaid Burhan Ibrahim MM kepada wartawan mengatakan, kerja sama itu untuk meningkatkan program kredit yang tepat sasaran kepada pelaku usaha mikro, kecil,dan menengah (UMKM).

Dengan adanya Sistem Informasi Kredit Program, maka semua UMKM yang ada di Aceh Tamiang nanti akan terdata dengan baik, agar diketahui usaha yang sudah maupun belum mendapatkan kredit, sehingga akan memudahkan pihak penyalur memberikan kredit.

Saat ini terdapat dua macam kredit untuk UMKM yang digalakkan oleh pemerintah, yaitu kredit ultra mikro (UMI) dan kredit usaha rakyat (KUR). KUR merupakan kredit yang disalurkan oleh pihak Bank dengan sebagian bunga disubsidi oleh pemerintah. Sedangkan UMI merupakan kredit yang disalurkan oleh lembaga bukan bank, misalnya koperasi.

“Kedepan kita harap tidak ada lagi pelaku usaha yang mendapatkan dua kredit, kalau sudah mendapat pinjaman KUR maka tidak boleh lagi dapat pinjaman UMI, demikian juga sebaliknya," ujarnya. (Hen)

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...