Topik

Penyebar Kolase Ma'ruf-Kakek Sugiono Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Bui

·
Penyebar Kolase Ma'ruf-Kakek Sugiono Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Bui
Tersangka penyebaran kolase Ma'ruf-Kolase. Foto : Ist

JAKARTA - Sulaiman Marpaung, pengunggah foto Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang disandingkan dengan gambar bintang porno Jepang Shigeo Tokuda alias Kakek Sugiono, ditetapkan sebagai tersangka.

Sulaiman ditetapkan jadi tersangka setelah diperiksa secara intensif usai ditangkap di Tanjungbalai, Sumatera Utara. "Sudah (tersangka)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Sabtu (3/10/2020).

Sulaiman ditangkap di Tanjungbalai Asahan, Jumat (2/10). Setelah itu, dia diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa di Bareskrim Polri. Begitu tiba di Bareskrim Polri, eks Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kecamatan di Tanjungbalai itu langsung diperiksa. Sulaiman ditahan polisi terkait kasus ini. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara. "Ancaman 6 tahun," ujar Argo.

Diketahui, kasus penyebaran kolase foto Wapres Ma'ruf Amin dan bintang porno Jepang Shigeo Tokuda alias Kakek Sugiono dilaporkan ke polisi oleh GP Ansor Tanjungbalai. Polisi lalu mengusut kasus tersebut hingga akhirnya menangkap Sulaiman Marpaung.

'Polisi mengatakan Sulaiman mengunggah kolase tersebut karena tak suka terhadap pernyataan Ma'ruf Amin soal aliran musik K-Pop. Pernyataan yang dimaksud ialah saat Ma'ruf mengatakan K-Pop seharusnya bisa menginspirasi anak muda di Indonesia.

"Statement yang K-Pop harusnya bisa menginspirasi anak muda Indonesia," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada detikcom, Jumat (2/10).

Argo menerangkan pernyataan Ma'ruf itu disiarkan salah satu kanal YouTube pada menit 2 dan 51 detik sampai menit 3 dan 8 detik.

Penangkapan Sulaiman dipimpin Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi. Pelaku diketahui menggunakan akun Facebook Oliver Leaman S saat mem-posting kolase foto Ma'ruf dan 'Kakek Sugiono'.

Atas perbuatannya, Sulaiman terancam dijerat Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) dan Pasal 27 ayat (3) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE. Sejumlah barang bukti disita polisi dalam penangkapan ini, yakni satu unit ponsel, akun Facebook, dan SIM card. (**)

Sumber : Detikcom

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...