Topik

Peringatan Hari Aksara untuk Tingkatkan Kesadaran Tekan Buta Aksara

·
Peringatan Hari Aksara untuk Tingkatkan Kesadaran Tekan Buta Aksara
Bupati Aceh Tamiang didampinggi Kadisdik Aceh menabuh gendang tanda dimulainya pembukaan peringatan Hari Aksara Internasional. Foto : Hendra.

ACEH TAMIANG - Pelaksanaan Hari Aksara Internasional (HAI) tingkat provinsi Aceh, yang dipusatkan di Kabupaten Aceh Tamiang menjadi momentum bagi semua pemangku kepetingan di Aceh, untuk meningkatkan minat baca dalam mengentaskan buta aksara di Provinsi Aceh.

"Melalui, peringatan HAI ke-54 yang dipusatkan di Aceh Tamiang, pihaknya menghimbau dan mengajak seluruh komponen masyarakat dalam kewenangan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk terus menerus mendorong tumbuh berkembangnya minat baca masyarakat Aceh dalam mengentaskan buta aksara di Provinsi Aceh," kata Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Racmad Fitri, HD, M.PA di Aceh Tamiang, Selasa (22/10/2019).

Menurutnya, peringatan HAI tingkat Provinsi Aceh merupakan agenda rutin tahunan dan pada tahun 2019 ini kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini akan dihadiri 3000 peserta dari 23 Kabupaten/Kota seprovinsi Aceh.

"Dalam pelaksanaanya, dalam kegiatan ini akan dilakukan berbagai agenda kegiatan yang mengandung unsur edukasi, kompentensi dan rekreasi seperti upacara pembukaan, pameran hasil kegiatan pendidikan non formal dan berbagai macam perlombaan," jelas Kadisdik Aceh.

Kadis Pendidikan dan Kebudayan Aceh Tamiang Zulkarnain Putra selaku ketua panitia lokal menjelaskan peringatan HAI merupakan agenda PBB dalam memberantas buta huruf.

Tahun ini, puncak peringatan di Aceh dipusatkan di Aceh Tamiang yang diikuti tiga ribu peserta dari seluruh kabupaten/kota di Aceh. "Peringatan ini dilakukan dengan mengadakan beragam perlombaan yang berkaitan dengan aksara. Tujuan kita sama, untuk memberantas buta aksara," kata Zulkarnain.

Foto : Hendra.

Sementara itu, Plt Gubenur Aceh, Ir Nova Iriansyah dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Aceh Tamiang H.Mursil, SH, M.Kn, mengajak masyarakat Aceh melawan buta aksara. Di Aceh sendiri buta aksara terbanyak berada di pedesaan.

Ini sebabnya perang melawan buta huruf harus ditingkatkan di seluruh bumi ini, terutama di Aceh, tingkat buta aksara di tanah rencong ini sampai tahun 2019 bersisa sekitar 1,7 persen terbanyak berada di wilayah pedesaan. "Jika diukur secara nasional Aceh tergolong cukup sukses memerangi buta aksara,  meski demikian upaya kita menghapus buta aksara terus ditingkatkan," ujar bupati mengutip pernyataan Plt.Gubenur.

Pawai Keliling

Pantauan Kabar Tamiang dilokasi, Peringatan hari aksara Internasional Pemerintah Aceh tahun 2019 yang di pusatkan di Kabupaten Aceh Tamiang diawali dengan pawai keliling peserta dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh.

Pembukaan pawai diawali dengan ditabruhnya drum band dari siswa Aceh Tamiang di ikuti peserta. Mereka berjalan kaki mulai dari halaman DPRK Aceh Tamiang menuju jalan Nasional Medan-Banda Aceh.

Selanjutnya berkumpul di lapangan tribun Komplek Pemkab Aceh Tamiang untuk mengikuti upacara pembukaan peringatan hari aksara internasional ini. Terlihat juga peserta pawai ini ada yang menggunakan pakaian motif khas daerah masing masing dan sebagian baju batik. (Hen)

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...