Topik

PNS dan CPNS di Aceh Dilarang Gunakan Elpiji Bersubsidi 3 Kg

·
PNS dan CPNS di Aceh Dilarang Gunakan Elpiji Bersubsidi 3 Kg
Foto : Istimewa

BANDA ACEH - Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 540/8345 tentang pengaturan liquified petroleum gas (LPG) atau gas elpiji bersubsidi tabung ukuran 3 Kg agar tepat sasaran.

Dalam surat tersebut salah satunya menyebutkan, para Pe­gawai Negeri Sipil (PNS) dan CPNS di jajaran Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota se-Aceh, dilarang keras meng­gunakan elpiji ber­subsidi ta­bung ukuran 3 Kg.

Selain itu, para pelaku usaha selain usaha mikro yang me­mi­liki kekayaan bersih lebih dari Rp50 juta tidak termasuk ta­nah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penju­alan tahunan lebih dari Rp300 juta, dilarang menggunakan elpiji ukuran 3 Kg.

Kemudian, seluruh masyarakat dalam wilayah Aceh yang mempunyai penghasilan dari Rp1,5 juta/bulan dan tidak me­miliki surat keterangan tidak mampu dari gampong (desa) ju­ga dilarang meng­gunakan elpiji ber­subsidi tabung ukuran 3 Kg.

“Pemerintah Aceh melarang PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajarannya dan seluruh kabu­paten/kota se-Aceh, menggunakan elpiji ber­subsi­di yang ditujukan kepada masyarakat tidak mampu,” kata Nova Iriansyah.

Surat Edaran Gubernur Aceh. 

Surat itu dikeluarkan berdasarkan pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 26 Tahun 2009 Tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg, yang men­jelaskan bahwa LPG tabung 3 Kg merupakan LPG tertentu seperti pengguna/penggunaannya, kema­sannya, volume dan harganya yang masih harus diberikan subsidi dan diperuntukkan bagi konsumen rumah tangga dan usaha mikro dengan kriteria tertentu.

Surat yang ditandatangani Plt Gubernur Aceh tertanggal 13 Juni 2019, itu ditujukan kepada para bupati/walikota di Aceh, Kepala Satuan Kerja Pe­rangkat Aceh (SKPA), dan Ke­pala Biro Setda Aceh.

“Berkenaan dengan hal di atas, kami harap Saudara meng­imbau kepada seluruh PNS/CPNS di bawah koor­dinasi ma­sing-masing untuk beralih menggunakan tabung elpiji selain dari ukuran 3 Kg,” jelas Nova Irian­syah.

Menurutnya, keberadaan elpiji 3 Kg bersubsidi, yang kerap dimanfaatkan dan disalahgunakan oleh masyarakat mampu membuat Pemerintah Aceh mengambil sikap tegas. (Red)

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...