Topik

Polisi: Peredaran Narkoba di Aceh Rata-rata Berasal dari Asia-Eropa

·
Polisi: Peredaran Narkoba di Aceh Rata-rata Berasal dari Asia-Eropa
Foto : Istimewa

BANDA ACEH - Terungkap jika peredaran narkoba di Aceh selama ini rata-rata dikendalikan oleh jaringan internasional. Mereka menyelundupkan narkoba melalui jalur tikus yang ada. Polda Aceh memastikan akan terus menekan penyebaran narkoba di sana. Salah satu caranya dengan memperketat pengamanan di wilayah perbatasan.

Dirresnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Ade Safari, mengatakan peredaran narkoba yang masuk melalui jalur-jalur tikus di Aceh, berasal dari jalur segitiga emas. “Jalur segitiga emas itu dari Asia Tenggara, Eropa, dan Asia Tenggara,” kata Ade Safari pada awak media di Banda Aceh, baru-baru ini.

Ade menjelaskan, narkoba yang masuk ke Aceh selama ini berasal dari jalur Myanmar, di mana barang-barang itu kemudian dimasukkan ke Malaysia dan selanjutnya diteruskan melalui lintas timur Aceh. Seperti wilayah Aceh Tamiang, Aceh timur, Aceh utara, Pidie, dan sebagainya.

“Ini merupakan jaringan-jaringan besar, di Aceh kebanyakan masuknya dari wilayah lintas timur, tetapi tidak menutup kemungkinan Aceh Besar, Sabang dan lainnya. Kurir-kurir ini mendistribusikannya sampai ke luar Aceh,” ucap dia.

Maka dari itu, Ade mengatakan pihaknya saat ini akan memfokuskan pengawasan ke lintas timur. Pengawasan dan penjagaan dilakukan secara ketat bekerjasama dengan instansi lain seperti Bea Cukai, dan BNNP.

“Penjagaan kita di wilayah-wilayah itu tetap. Kita adakan razia, Polres selalu patroli di wilayah timur. Begitu juga wilayah perbatasan Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, dan Subulussalam pasti kita melakukan razia untuk menekan kiriman atau permintaan barang,” tutur Ade. (**)

Sumber : Kumparan

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...