Topik

Puluhan Tenaga Bakti Perawat Mengadu Ke DPRK Aceh Tamiang

·
Puluhan Tenaga Bakti Perawat Mengadu Ke DPRK Aceh Tamiang
Puluhan tenaga bakti perawat mengadu ke DPRK Aceh Tamiang. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Puluhan tenaga bakti perawat di 14 Puskemas dalam Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (7/1/2019) mendatangi Gedung DPRK Aceh Tamiang untuk mengadu dan memperjuangkan, pengangkatannya sebagai tenaga Pegawai Daerah dengan Perjanjian Kerja (PDPK) Kabupaten Aceh Tamiang.

Informasi yang dihimpun Kabar Tamiang, menyebutkan, sebanyak 37 orang tenaga perawat tersebut tiba di kantor DPRK Aceh Tamiang sekitar pukul 09.30 Wib dan diterima langsung Ketua DPRK, Fadlon, SH dan didampingi Ketua Komisi A, Ismail serta anggota Komisi A yaitu Ngatiyem, Erawati IS, H. Mawardi Nur dan Anggota Komisi C Ngatiyem serta turut dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Irianto, SE.

Salah seorang tenaga bakti perawat, Widiya Pranata mengungkapkan, dari 37 orang yang bertugas di 14 Puskesmas, diantaranya tamatan Sekolah Keperawatan (SPK) sebanyak 3 orang, Sarjana Keperawatan 2 orang dan sisanya D3 Keperawatan.

"Kehadiran kami ke Dewan adalah untuk mencari setitik perhatian dan harapan atas status tenaga bakti, kami merupakan putra putri Aceh Tamiang,” ujarnya

Widiya Pranata mewakili rekan-rekan perawat lainnya mengharapkan agar mereka yang selama ini mengabdi dengan status bakti agar dapat diangkat menjadi tenaga Pegawai Daerah dengan Perjanjian Kerja (PDPK) Kabupaten Aceh Tamiang.

“Saat ini kami hanya mengantongi status tenaga PDPK tertentu yang tidak memiliki status tetap layaknya para tenaga PDPK Kabupaten Aceh Tamiang lainnya,” tegasnya.

Ketua Komisi A DPRK Aceh Tamiang, Ismail yang menanggapi keluhan tenaga perawat tersebut mengatakan, pihaknya merasa prihatin dengan status para perawat ini, dan hal itu merupakan beban daerah dan beban bersama. "Kita akan berupaya agar status tenaga perawat ini bisa lebih jelas dan akan mengupayakan dapat diangkat menjadi tenaga PDPK Aceh Tamiang,” ujarnya

Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, SH mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan harapan para perawat dan memfasilitasi aspirasi para perawat ini. “Pihaknya segera akan memanggil pihak-pihak terkait untuk memperjuangkan aspirasi perawat yang sudah menyampaikan keluhannya ke DPRK,” ungkap Fadlon. (Hen)

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...