Topik

Razia Covid-19, Pos Check Point di Aceh Malah Dapat Ganja

·
Razia Covid-19, Pos Check Point di Aceh Malah Dapat Ganja
Foto : Istimewa

NAGAN RAYA - Dua pria di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, ditangkap petugas saat dilakukan pemeriksaan di Posko Penanganan COVID-19. Mereka kedapatan menyelundupkan 6 kilogram ganja. Kejadian ini terjadi Sabtu (13/6) di Pos Check Point COVID-19 jalan lintas Kabupaten Nagan Raya-Aceh Tengah, Gampong Pante Ara, Kecamatan Beutong.

Kedua pria ditangkap berinisial ER (38) dan SM (17), warga Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya. Saat ini mereka ditahan di Polsek Beutong untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Danramil 05/Beutong, Kapten Inf Legianto, mengatakan dua pria itu ditangkap sekitar pukul 19.00 WIB. Personel tim gabungan TNI/Polri dan Pemkab Naran Raya, mencurigai sebuah sepeda motor dengan nomor polisi BL 3274 VAD yang meluncur dari arah Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Setiba di depan pos pemeriksaan, petugas menyetop sepeda motor itu untuk dilakukan pemeriksaan. Tapi gelagat pengendara motor itu menimbulkan kecurigaan petugas.

Saat pemeriksaan, keduanya mencoba melarikan diri, namun petugas berhasil mencegah. Dari keduanya ditemukan ganja sebanyak 6 kilogram. ”Barang bukti ganja yang ditemukan petugas dibungkus dalam dua kantong kresek berwarna hitam dan karung beras yang diletakkan pada sandaran kaki sepeda motor,” kata Legianto kepada acehkini, Minggu (14/6).

Kapten Inf Legianto menuturkan, selama dua bulan terakhir, tim gabungan Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Nagan Raya setidaknya menggagalkan 4 kali penyelundupan ganja dengan total sekitar 52 kilogram.

Kasus pertama digagalkan sebanyak 30 Kg ganja yang diselundupkan dengan mobil. Penangkapan kedua, petugas pos COVID mendapati ganja selundupan 10 kilogram. Sedangkan penangkapan yang ketiga didapati 6 kilogram ganja, dan terakhir sebanyak 6 kilogram ganja diselundupkan menggunakan sepeda motor.

“Kedua tersangka bersama 6 kilogram ganja dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam BL 3274 VAD diamankan petugas ke Polsek Beutong guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutup Legianto. (**)

Sumber : Kumparan

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...