Topik

Reses ke-IV, Muhammad Nur Tampung Aspirasi Masyarakat Air Tenang

·
Reses ke-IV, Muhammad Nur Tampung Aspirasi Masyarakat Air Tenang
Usai reses, masyarakat kampung Air Tenang berpose bersama dengan Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Nur. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang dari Partai Demokrat, Muhammad Nur melakukan reses ke-empat tahun 2020 di Kampung Air Tenang Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (10/10/2020).

Muhammad Nur kepada Kabar Tamiang mengatakan, agenda reses ke- IV di kampung Air Tenang ini, untuk menyerap aspirasi masyarakat yang nantinya aspirasi masyarakat tersebut kita tampung dalam pokok pikiran (pokir) dewan yang akan kita jadikan prioritaskan agar benar-benar mengemban amanah ini dengan baik.

Dan, pihaknya berterima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk membawa dan memperjuangkan aspirasi rakyat di legislatif. "Dalam reses kali ini, masyarakat Kampung Air Tenang meminta di fasilitasi dalam pengurusan galian C ke provinsi karena biaya pengurusan izin galian C bisa mencapai 60 juta," ujarnya.

Muhammad Nur menambahkan masyarakat Kampung Air Tenang, sebagian masih bertumpu pada galian C untuk menopang perekonomian. Sayangnya, untuk mengurus izin galian  c harus ke provinsi dan biaya pengurusan izin tersebut bisa mencapai Rp60 juta.

"Kalau masyarakat biasa, itu sangat sulit dalam mendapatkan izin. Karena itu, kita berharap pemerintah melalui dinas terkait membantu pengurusan perizinannya. Kemudian, pihak Pemptov mempermudah prosesnya," ujar Politisi Partai Demokrat ini.

Dalam reses kali ini, kata Muhammad Nur, pihaknya juga meniadakan pertemuan dalam jumlah besar, seperti biasanya. Tapi diganti dengan melakukan pertemuan kecil di banyak tempat dengan menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak, pakai masker, dan menggunakan hand sinitizer.

Muhammad Nur mengungkapkan,
selain persoalan galian c, masyarakat Kampung Air Tenang juga menyampaikan usulan program di bidang pertanian, perikanan dan bidang lainnya. "Semua usulan kita akan perjuangkan tapi tidak semua usulan diterima karena di tengah pandemi Covid saat ini, anggaran pemerintah terbatas dan prioritas untuk penanganan Covid-19," ujar Muhammad Nur. (Hen)

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...