Topik

Sambut Ramadhan, Ketua PKK Aceh Baksos ke Rumah Singgah

·
Sambut Ramadhan, Ketua PKK Aceh Baksos ke Rumah Singgah
Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati saat mengunjungi rumah singgah di Banda Aceh. Foto : Ist

BANDA ACEH - Bulan suci ramadhan hanya tinggal menunggu hari. Beragam cara dilakukan kaum muslim untuk menyambut bulan mulia tersebut. Salah satunya seperti yang dilakukan Tim Penggerak PKK Aceh pada Jumat, (9/4/2021).

Dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati, persiapan menyambut Ramadhan dilakukan dengan melakukan bakti sosial (baksos) ke Rumah Singgah di Banda Aceh, tempat pasien dari luar daerah tinggal selama menjalani pengobatan.

Kunjungan baksos diawali di Rumah Singgah Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), Banda Aceh. Di sana Dyah dan rombongan meninjau fasilitas rumah singgah serta menyapa para pasien dan keluarga mereka di sana.

Selain itu, Dyah juga membagikan makan siang serta bingkisan kepada para pasien. “Ini kegiatan PKK jelang ramadhan, biasa kita memang lakukan baksos dimana ini merupakan salah satu agenda rutin kami yaitu mengunjungi rumah singgah,” ujar Dyah.

Untuk Ramadhan tahun ini, kata Dyah, baksos tersebut diawali di Rumah Singgah Rumah RSUDZA sebelum kemudian melanjutkan ke empat rumah singgah lain di Banda Aceh. “Kita memberikan makan siang dan bingkisan untuk pasien serta keluarganya yang ada di sini. Selanjutnya, kita akan kunjungi rumah singgah yang lain,” katanya.

Tujuan dari baksos itu, lanjut Dyah adalah untuk beramal dengan harapan dapat menambah semangat dalam memulai bulan suci ramadhan. “Mudah-mudahan ini menambah semangat kita dalam memulai bulan ramadhan ini,” ujarnya.

Rumah Singgah RSUDZA terletak di areal komplek rumah sakit tersebut. Fasilitas ini diperuntukkan bagi para pasien yang tidak memiliki tempat tinggal, terutama mereka yang berasal dari luar Banda Aceh.

Rumah Singgah ini diresmikan Gubernur Aceh Nova Iriansyah pada Kamis 11 April 2019. Kehadiran Rumah Singgah tersebut merupakan wujud dan komitmen dari manajemen rumah sakit dan juga Pemerintah Aceh untuk mengurai keluarga pasien yang tidur di pelataran atau gang RSUDZA.

Rumah Singgah ini memiliki 132 tempat tidur yang terdiri dari 64 tempat tidur perempuan dan 68 tempat tidur untuk laki-laki. Selain itu juga terdapat sejumlah fasilitas termasuk di dalamnya tempat tidur, penjemuran kain hingga kipas angin. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...