Topik

Sanimas IDB Aceh Tamiang Meningkat Jadi 15 Titik Lokasi

·
Sanimas IDB Aceh Tamiang Meningkat Jadi 15 Titik Lokasi
PPK Sanimas IDB Aceh Tamiang, Eddy Rakhmad Putra. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), yang bersumber dari dana Islamic Development Bank (IDB) Kabupaten Aceh Tamiang mengalami peningkatan jumlah titik lokasi pembangunan IPAL.

Hal itu disampaikan Sekretaris District Project Inplementation Unit (DPIU) Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) Kabupaten Aceh Tamiang, Dedi Nurfadli pada acara sosialiasi tingkat kabupaten yang berlangsung di Aula Bappeda Aceh Tamiang, Senin 20 Agustus 2018.

"Dari 3 titik lokasi sebelumnya,  sambung Dedi untuk tahun ini mendapatkan 15 titik lokasi. Untuk kawasan-kawasan yang tidak layak sanitasinya sudah dimuat dalam dokumen perencanaan Strategi Sanitasi Kabupten (SSK) dan telah dilakukan pemetaan spot-spot kawasan kumuh," ujar Dedi Nurfadli.

Menurutnya, program yang dimotori Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR tersebut berupa kegiatan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal pada lokasi rawan sanitasi dan kawasan kumuh.

Dalam rangka mencapai salah satu target Universal Akses 100-0-100 pada tahun 2019 yaitu 100 persen layanan terhadap akses air minum, 0% bebas kawasan kumuh dan 100% layanan terhadap akses sanitasi. " Sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Periode 2015-2019 mengamanatkan program 100-0-100.

"Kawasan inilah yang menjadi target lokasi prioritas yang ditetapkan oleh DPIU Kabupaten Aceh Tamiang dengan target sasaran agar tercapai sanitasi yang layak 100 persen dan bebas kawasan kumuh di Kota ini tahun 2019 mendatang " sebutnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sanimas IDB Aceh Tamiang, Eddy Rakhmad Putra pada kesempatan juga memaparkan kegiatan Program Sanimas ini merupakan tahun ke tiga yaitu dimulai pada tahun 2016 dengan jumlah titik lokasi sebanyak 3 titik lokasi.

"Untuk Kabupaten Aceh Tamiang program (Sanimas IDB) tahun 2018 meningkat menjadi 15 titik lokasi dengan anggaran setiap titiknya sebesar 425.000.000 " ungkap Eddy.

Peningkatan alokasi tahun ini, menurutnya tidak terlepas dari kepercayaan dan apresiasi Program Pusat melalui Central Project Implementation Unit (CPMU) atas komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam melakukan kegiatan program.

Menurutnya tujuan secara umum Program Sanimas untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat demi mencapai kualitas kehidupan masyarakat.

Sedangkan tujuan yang akan dicapai dalam penyelenggaraan Sanimas IDB adalah meningkatnya komitmen Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan Sanitasi, meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan sanitasi dan promosi Perilaku Hidup Bersih dan Sehar (PHBS) bagi masyarakat dan menyediakan Prasarana dan Sarana Sanitasi yang berkualitas, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatkan Kualitas Sumber Daya Air dan Lingkungan.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris District Project Inplementation Unit (DPIU) Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) Kabupaten Aceh Tamiang, Dedi Nurfadli, Kasatker Sanimas IDB Aceh Tamiang, Wan Zulham dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sanimas IDB Aceh Tamiang, Eddy Rakhmad Putra dan Tenaga Ahli Manajemen Kabupaten (TAMK) Sanimas, Amran Ayub berserta Senior Tim Fasilitator Lapangan (STFL), Erwan dan juga seluruh Tim Fasilitator Lapangan (TFL) yang terdiri dari TFL Manajemen, TFL Teknik dan TFL Pemberdayaan dan para Camat berserta Datok Penghulu yang sudah dimuat dalam dokumen perencanaan Strategi Sanitasi Kabupten.(Hen)

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...