Topik

Tabligh Akbar Ustad Zukifli, Diakhiri Aksi Pungut Sampah Relawan Gebetan

·
Tabligh Akbar Ustad Zukifli, Diakhiri Aksi Pungut Sampah Relawan Gebetan
Relawan Gebetan (pakai rompi) melakukan aksi pungut sampah di lokasi Tabligh Akbar Ustad Zukifli M.Ali di halaman kantor Bupati Aceh Tamiang. Foto : Hendra

ACEH TAMIANG - Kegiatan tabligh akbar ustad H.Zukifli Muhammad Ali, Lc, MA atau yang sering disebut ustad akhir zaman yang baru saja berakhir, menyisakan banyak sampah yang berserakan di lokasi, yang berada di halaman kantor Bupati Aceh Tamiang, Sabtu (4/8/2018).

Saat para jamaah tabligh akbar ini mulai meinggalkan lokasi, tampak beberapa relawan Gerakan Berbagi Tamiang (Gebetan) membersihkan lokasi dari sampah.

Pantauan Kabar Tamiang, para relawan Gebetan tersebut membawa kantong plastik bewarna merah jambu berukuran besar, tampak berkeliling di sekitar lokasi memungut satu per satu sampah yang ditinggalkan para peserta tabligh akbar tersebut karena bersih merupakan sebagian dari iman.

Relawan Gebetan Zamri didampingi Nanie Idrus, Deny, Melly, Mas No dan Bang Juanda kepada Kabar Tamiang, mengatakan aksi pungut sampah di lokasi tabligh akbar ustad akhir zaman di halaman kantor Bupati Aceh Tamiang ini, dilakukan oleh puluhan relawan Gebetan bersama elemen lainnya seperti para pelajar, polisi, para siswa dan elemen lainnya.

"Aksi pungut sampah di mulai sekitar  pukul 11.45 - 12.20 WIB dan aksi pungut sampah ini merupakan inisiatif dari para relawan, untuk menghindari penumpukan sampah di lokasi acara," ujarnya.

Menurutnya, aksi pungut sampah ini juga bertujuan untuk mengalakkan budaya nyampah yang baik di lingkungan sekitar kita. "Kalau aksi nyampah yang baik, sudah menjadi budaya bagi individu kita masing- masing, lingkungan sekitar kita akan bebas sampah dan kota serta fasilitas publik akan tetap bersih dan nyaman bagi semua orang," ujarnya.

Zamri menambahkan sampah itu masalah kita, bukan masalah orang lain atau bukan cuma, masalah pemerintah dan tukang sampah. Sampah itu masalah budaya dan peradaban, bukan masalah manajemen atau bahkan anggaran. "Sampah itu menunjukkan kualitas budaya dan peradaban kita karena kebersihan itu sebagian dari iman ," ujarnya.(Hen).

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...