Topik

Terdampak Corona, 61 Ribu KK di Aceh Dapat Paket Sembako Seharga Rp 200 Ribu

·
Terdampak Corona, 61 Ribu KK di Aceh Dapat Paket Sembako Seharga Rp 200 Ribu
Plt Gunernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah saat menyerahkan paket sembako secara simbolis. Foto : Ist

BANDA ACEH - Pemprov Aceh memberikan bantuan kepada warga terdampak kebijakan pencegahan penyebaran virus Corona. Ada 61.584 keluarga yang mendapat bantuan dalam bentuk sembako.

"Skema social safety net (jaring pengaman sosial) itu sebulan sekali. Untuk tahap awal kita rencanakan April, Mei, Juni," kata Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat menyerahkan bantuan secara simbolis di Halaman Kantor Dinas Sosial Aceh, Banda Aceh, Kamis (9/4/2020).

Dia mengatakan keluarga yang menerima bantuan sembako itu berada di luar data penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Menurut Nova, hal tersebut sengaja dilakukan agar lebih banyak warga yang mendapat bantuan. "Jangan sampai nanti satu KK dapat tiga skema yang lain tidak dapat. Bantuan yang kita berikan untuk April, yaitu berupa sembako," jelas Nova.

Dia menyebut bantuan dalam bentuk sembako diberikan setelah berkonsultasi dengan pemerintah pusat. Namun bentuk bantuan bisa berubah pada bulan berikutnya. "Yang pasti untuk tahap pertama sembako kita jalankan untuk bulan April, nanti Mei kita lihat lagi apakah sembako atau sebagian sembako sebagian BLT. Bisa saja nanti itu diumumkan oleh Kepala Dinas Sosial," sebutnya.

"Kalau COVID-19 belum selesai kita lanjutkan Juli-Agustus-September. Saya berharap September selambat-lambatnya COVID-19 sudah berlalu," sambung Nova.

Kepala Dinas Sosial Aceh Alhudri mengatakan data penerima bantuan tersebut merupakan hasil verifikasi yang dilakukan oleh kabupaten/kota. Dana bantuan tersebut diambil dari biaya tidak terduga (BTT) penanganan bencana pemerintah Aceh.

Paket bantuan yang diberikan terdiri atas 2 liter minyak goreng, 2 kg gula pasir, 4 kaleng sarden, dan 1 kotak mie instan, serta 10 kg beras. Barang yang diberikan tersebut senilai Rp 200 ribu. "Sasaran penerima mengacu dengan program nasional yang diperuntukkan kepada pekerja dampak COVID-19 antara lain buruh, pekerja harian lepas, pedagang kecil, buruh bangunan, dan pekerja informal lainnya," jelas Alhudri.

Menurutnya, bantuan tersebut akan disalurkan oleh para relawan ke rumah para penerima secara langsung. Proses penyaluran dilakukan dalam beberapa tahap. "Bantuan ini akan langsung diantar oleh relawan ke pintu rumah masing-masing masyarakat di kabupaten/kota," ujarnya. (**)

Sumber : Detikcom

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...