Topik

USK Kembali Terapkan Kuliah Online Usai Kasus Corona di Aceh Meningkat

·
USK Kembali Terapkan Kuliah Online Usai Kasus Corona di Aceh Meningkat
Gambar Ilustrasi. Foto : Ist

BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh kembali menerapkan kuliah online atau daring setelah dua bulan tatap muka. Perubahan ini dilakukan karena kasus COVID-19 di Aceh meningkat.

"Sebelumnya, USK telah menerapkan kuliah tatap muka sejak 15 Februari lalu. Tapi kita perhatikan kasus COVID-19, khususnya di Provinsi Aceh, belakangan ini cukup memprihatinkan, maka kita putuskan untuk kembali kuliah secara daring," kata Rektor USK Prof Samsul Rizal, seperti dilansir detikcom, Jumat (23/4/2021).

Sistem perkuliahan daring digelar terhitung Senin (26/4). Hal itu berdasarkan Surat Edaran Rektor USK Nomor 1806/UN11/KP.11.00/2021 tentang Pelaksanaan Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021 dan Pelayanan Administrasi di Lingkungan USK.

Samsul mengatakan, dalam sebulan terakhir, jumlah dosen, tenaga pendidik, dan mahasiswa yang terpapar Corona meningkat. USK mengambil langkah pencegahan dengan kembali menerapkan perkuliahan daring.

Selain itu, dalam Surat Edaran Rektor ada beberapa poin penting lainnya yang patut menjadi perhatian. Di antaranya pelaksanaan kuliah daring akan berlaku sampai berakhirnya semester genap tahun akademik 2020/2021. "Meskipun demikian, penerapannya akan dievaluasi kembali sesuai dengan perkembangan COVID-19 di Aceh dan arahan Satgas COVID-19 Aceh," sebut Samsul.

Selama perkuliahan daring, layanan administrasi akademik dan umum tetap berlangsung. Tapi USK membatasi pegawainya, yaitu 50 persen bekerja dari rumah dan 50 persen lainnya di kantor.

Samsul mengajak semua pihak di Aceh untuk kembali patuh terhadap protokol kesehatan. Dia juga melarang mudik pegawai USK. "Jadi kasus COVID-19 memang membutuhkan komitmen kita bersama. Marilah untuk kembali disiplin menerapkan prokes dan tidak lupa berdoa, agar wabah ini bisa segera berlalu sehingga kita bisa beraktivitas seperti semula," tutur Samsul.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 hingga Kamis (22/4) kemarin, kasus positif tercatat sebanyak 10.516 orang. Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 9.083 orang, pasien dirawat sebanyak 1.015 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 418 orang. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...