Topik

Ustaz Ditusuk saat Ceramah Maulid Nabi di Aceh Tenggara Masih Dirawat, Kondisi Membaik

·
Ustaz Ditusuk saat Ceramah Maulid Nabi di Aceh Tenggara Masih Dirawat, Kondisi Membaik
Foto : Istimewa

KUTACANE - Ustaz Muhamad Zaid Maulana (36) korban penusukan saat ceramah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aceh Tenggara, Aceh masih dirawat. Kondisi korban sudah membaik.

"Kondisi kesehatan (korban) membaik," kata Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo kepada detikcom, Sabtu (31/10/2020).

Telapak tangan ustaz Zaid yang terluka masih diperban. Siang tadi, Wanito bersama Dandim, tokoh ulama dan tokoh pemuda Islam di Aceh Tenggara menjenguk ustaz Zaid yang dirawat di ruang VVIP Rumah Sakit Nurul Hasanah.

Dalam kunjungan tersebut, Wanito menyampaikan salam serta amanah dari Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada. Wanito juga menyerahkan bantuan pengobatan dari Kapolda Aceh kepada korban.

"Tadi kita juga menyampaikan salam dan amanah dari Kapolda Aceh berupa dukungan moril dan motivasi kepada ustaz Zaid agar tetap semangat dalam menjalankan syiar agama dan perbaikan akhlak umat," jelas Wanito.

Bahas Penyebab Penusukan

Selain menjenguk ustaz Zaid, Kapolres Wanito juga menggelar audiensi dengan tokoh agama dan tokoh pemuda Islam di Lobby Utama Polres Aceh Tenggara. Pertemuan digelar untuk membahas kemungkinan penyebab terjadinya penusukan.

Wanito mengatakan, salah satu permasalahan yang dibahas adalah tentang narkoba di wilayah Aceh Tenggara. Dalam pertemuan juga dibahas masalah sosialisasi dan penyuluhan terkait narkoba serta pembinaan napi narkoba.

"Permasalahan narkoba di Aceh Tenggara penanganannya tidak hanya melalui pendekatan penegakan hukum saja oleh Polres Aceh Tenggara," jelas Wanito.

Sebelumnya, ustaz Zaid ditusuk saat memberikan ceramah peringatan Maulid Nabi di Masjid di Desa Kandang Mbelang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara. Pelaku menusuk korban dengan pisau.

Insiden itu terjadi pada Kamis (29/10) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Akibatnya, korban mengalami luka sayat di telapak tangan kiri serta luka gores di leher.

Wanito menyebut, MA merupakan mantan anggota polisi yang dipecat pada tahun 2017 karena desersi. MA sebelumnya bertugas di Polres Aceh Tenggara. "Dipecat karena tidak masuk tugas," jelas Wanito saat dikonfirmasi detikcom. (**)

Sumber : Detikcom

GeBeTan - Ramadhan
Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...