Topik

Vaksinasi COVID di Aceh Rendah, Kemenkes Ungkap Alasannya

·
Vaksinasi COVID di Aceh Rendah, Kemenkes Ungkap Alasannya
Gambar Ilustrasi. Foto : Ist

BANDA ACEH - Cakupan vaksinasi COVID-19 di Aceh terbilang rendah hingga disorot oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap penyebab rendahnya vaksinasi COVID di sana.

"Pada waktu kita survei awal memang Provinsi Aceh di dalam survei menyebutkan masih banyak yang masih ragu-ragu dan menyatakan menolak untuk divaksin," ujar juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi, seperti dilansir dari detikcom.

Siti menyebut keraguan masyarakat Aceh terhadap vaksin COVID-19 karena berbagai hal. Salah satunya takut akan efek samping. "Ada karena kepercayaan, masih ragu, takut efek samping," jelas Siti.

Saat ini, pemerintah pusat dan Pemprov Aceh tengah mengupayakan secara maksimal sosialisasi terkait vaksinasi COVID-19. Sejumlah pendekatan terus dilakukan.

"Berbagai pendekatan dengan toma (tokoh masyarakat) juga kita lakukan untuk mengajak masyarakat untuk yakin dan tidak termakan hoax agar bisa segera divaksin," imbuhnya.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, hingga 17 November pukul 18.00 WIB, dari target sasaran 4.028.891 penduduk cakupan vaksinasi dosis pertama di Aceh baru mencapai 35,16 persen dan dosis kedua sebesar 19,16 persen.

Ma'ruf Amin meminta Pemerintah Provinsi Aceh mengakselerasi program vaksinasi COVID-19. Cakupan vaksinasi di wilayah ini masih rendah di bawah capaian nasional.

"Persentase yang sudah divaksin dua kali di Provinsi Aceh paling sedikit dari seluruh provinsi di Sumatera," ujar Wapres dikutip dari laman Setkab, Rabu (17/11/2021). Hal ini dia ungkapkan saat memimpin rapat koordinasi mengenai Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelayanan Publik di kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, kemarin. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...