Topik

Vaksinasi Massal Covid-19 di Aceh Capai 75.920 Orang

Vaksinasi Massal Covid-19 di Aceh Capai 75.920 Orang
Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Banda Aceh. Foto : Ist

BANDA ACEH - Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan, capaian vaksinasi massal bagi masyarakat Aceh yang dilaksanakan pemerintah di Banda Aceh Convention Hall (BACH) kini mencapai 75.920 orang.

“Sampai hari ke- 73 vaksinasi massal pemerintah Aceh tahap ke dua telah mencapai 75.920 orang yang telah divaksin,” kata Iswanto kepada Kabar Tamiang, Jumat (1/10/2021).

Iswanto mengatakan angka itu bukanlah angka keseluruhan dari vaksinasi covid-19 di seluruh Aceh, melainkan hanya di BACH saja. Jika direkapitulasi dari seluruh Aceh, maka angkanya mencapai ratusan ribu.

Iswanto mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk datang mendaftarkan diri agar mendapatkan fasilitas vaksin yang tersedia di seluruh tempat layanan kesehatan masyarakat di seluruh Aceh. “Mari datang untuk mendaftarkan diri. Insya Allah vaksin ini menjadi ikhtiar kita memberantas covid-19 dari Aceh,” kata Iswanto.

Sementara itu, Koordinator vaksinasi massal Pemerintah Aceh yang juga Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, mengatakan dari 435 orang yang divaksin pada Selasa hari ini, sebanyak 238 merupakan mereka yang disuntik dosis pertama.

Sementara 197 lainnya merupakan mereka yang disuntik dosis kedua, dan 1 lainnya adalah mereka yang tertunda suntik beberapa waktu lalu.

Dr. Iman mengatakan, vaksinasi massal hari ini merupakan vaksinasi tahap kedua pelaksanaan hari ke 73. Dalam vaksinasi tahap dua sebanyak 68.476 orang disuntik. Sisanya merupakan mereka yang disuntik pada pelaksanaan vaksinasi tahap pertama.

Dr. Iman melanjutkan, puluhan ribu orang yang divaksin tersebut tidak lepas dari kerja keras para vaksinator. Mereka bekerja sampai sore hari, dengan tujuan melayani seluruh masyarakat Aceh. “Mereka telah menunjukkan dedikasi tinggi untuk menjaga rakyat Aceh sehingga tidak tertular virus covid-19,” kata dr. Iman. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...