Topik

Wartawan Aceh Ayi Jufridar Terbitkan Buku Kumpulan Cerpen

Wartawan Aceh Ayi Jufridar Terbitkan Buku Kumpulan Cerpen
Wartawan Ayi Jufridar saat menunjukkan buku hasil karyanya. Foto : Ist

LHOKSEUMAWE - Salah seorang Wartawan Aceh dan penulis buku, Ayi Jufridar, menerbitkan buku kumpulan cerpen berjudul Cinta Dalam Secangkir Sanger yang berisi 25 cerpen berlatar konflik di provinsi paling barat Indonesia tersebut.

Ayi Jufridar kepada Kabar Tamiang, Minggu (14/2/2021) mengatakan, buku kumpulan cerpen tesebut berkisah tentang perjuangan seorang pemuda dan juga mantan gerilyawan, yang kembali mengangkat senjata untuk melawan kawan seperjuangan yang menjadi penguasa korop.

"Perjalanan hidup pemuda tersebut, termasuk kehidupan asmaranya dengan seorang perempuan, diibaratkan seperti rasa sanger yang manis dengan sedikit rasa pahit di ujungnya. Rasa sanger seolah mewakili perjalanan hidup pasangan itu yang bisa saja berakhir duka atau bahagia," ujarnya.

Kisah-kisah lain dalam buku ini juga sangat dekat dengan kondisi di Aceh selama atau pascakonflik bersenjata, baik menyangkut isu politik, ekonomi, sosial, budaya, dan perasaan terdalam anak manusia. Meski menemukan relevansi konflik tersebut dengan kejadian di Aceh, hampir tidak ada sebutan Aceh di dalam buku fiksi ini.

“Konflik di Aceh bisa saja terjadi di mana saja dan kapan saja. Saya tidak mengangkat sisi geografisnya, tetapi lebih menekankan aspek kemanusiaan yang relevan dengan negara mana pun di belahan bumi ini,” kata Ayi Jufridar.

Ayi Jufridar menambahkan antologi cerpen Cinta Dalam Secangkir Sanger diterbitkan Prabu Dua Satu, Kota Wisata Batu, Malang. Cerpen-cerpen dalam antologi ini, ada yang sudah pernah diterbitkan media cetak dan elektronik serta beberapa cerpen lainnya belum pernah terbit di mana pun.

"Ini merupakan buku fiksi kelima saya, setelah Alon Buluek, Kabut Perang, Putroe Neng, dan 693 Km Jejak Gerilya Sudirman," kata Ayu Jufridar. []

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...